Sambut Fase New Normal, BNI Akan Intensifkan Layanan Digital

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas keamanan mencuci tangan di fasilitas umum yang disediakan di Setiabudi, Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2020. Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Indonesia akan menghadapi kehidupan normal yang baru (New Normal) di mana masyarakat harus hidup berdampingan dengan COVID-19 sehingga protokol kesehatan akan terus diterapkan secara ketat dalam waktu mendatang. ANTARA

    Petugas keamanan mencuci tangan di fasilitas umum yang disediakan di Setiabudi, Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2020. Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Indonesia akan menghadapi kehidupan normal yang baru (New Normal) di mana masyarakat harus hidup berdampingan dengan COVID-19 sehingga protokol kesehatan akan terus diterapkan secara ketat dalam waktu mendatang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. akan bersiap dengan sejumlah skenario new normal seperti yang disarankan Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Seperti diketahui, Kementerian BUMN sedang mengkaji tahapan pemulihan ekonomi dengan fase normal baru atau new normal di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

    Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati mengatakan, perseroan akan lebih mendorong kepada fitur dan layanan digital guna mendukung program tersebut. Hal itu akan lebih diintensifkan pada outlet-outlet konvensional BNI.

    “Terkait dengan operasional pembukaan outlet, akan menyesuaikan dengan instruksi terkait dengan keadaan suatu daerah terhadap PSBB-nya. Kenyamanan dan pelayanan nasabah berbasis protokol Covid-19 diutamakan,” kata dia saat paparan kuartal I 2020 BNI, Selasa 19 Mei 2020.

    Sulistyowati mengatakan, saat perbankan kembali beroperasi dengan fase new normal, BNI akan melakukan perampingan di gerai konvensional. Perusahaan akan melakukan perubahan tatanan pekerja dari tatap muka menjadi lebih ke sistem digital. Ini diharapkan dapat mengubah pola pikir dan tatanan layanan yang biasa menjadi lebih efektif dan menerapkan protokol kesehatan.

    Kemudian, BNI juga akan menjalankan aturan  karyawan di atas 45 tahun untuk bekerja dari rumah atau work from home. Sementara untuk usia kurang dari 45 tahun dapat menjalani aktivitas di kantor. Meski demikian, perusahaan tetap memberikan penugasan dan target yang bisa dijalankan selama karyawan berada di rumah. Bahkan, BNI  sudah menyiapkan skenario terburuk apabila ada karyawannya yang terinfeksi virus corona.

    Guna meningkatkan kapabilitas SDM,  BNI juga menerapkan program gaya hidup sehat di lingkungan perkantoran seperti jaga jarak fisik, penggunaan masker, penyediaan hand sanitizer, dan penyemprotan desinfektan di outlet dan mesin ATM. "Kita juga memberikan bantuan program dengan memberikan uang makan bagi pegawai yang bekerja di kantor," ucap Sulistyowati.

    EKO WAHYUDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.