Bandara Ahmad Yani Kembali Layani Penerbangan Internasional

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemudik menggunakan terminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo, Selasa, 12 Juni 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    Para pemudik menggunakan terminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo, Selasa, 12 Juni 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Semarang - Bandara Internasional Ahmad Yani atau Bandara Ahmad Yani Kota Semarang kembali melayani penerbangan internasional pada 18-23 Mei 2020.

    Penerbangan internasional di Bandara Ahmad Yani tersebut tujuan Kuala Lumpur, Malaysia, dan sebaliknya dengan maskapai Air Asia.

    Pesawat Air Asia tersebut mengangkut 57 warga negara Indonesia dari Malaysia.

    Pesawat pertama yang beroperasi setelah pemberhentian sejak pandemi Covid-19 dengan nomor penerbangan AK 328. Pesawat mendarat di Bandara Ahmad Yani pada Senin, 18 Mei 2020, pukul 08.17 WIB. 

    Pesawat meninggalkan Bandara Ahmad Yani untuk kembali ke Kuala Lumpur dengan nomor penerbangan AK 329 pada pukul 09.08 WIB membawa 7 penumpang. 

    "Koordinasi intens dan simulasi pun telah dilaksanakan pada Ahad, 17 Mei 2020, lalu," kata General Manager PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Ahmad Yani, Hardi Ariyanto, pada Senin, 18 Mei 2020.

    Dia menjelaskan penumpang yang baru tiba diwajibkan mengisi atau menyerahkan Health Alert Card (HAC), menjalani pemeriksaan kelengkapan dokumen, dan pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal scanner.

    Bagi pemegang health certificate hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) negatif akan melanjutkan pemeriksaan Bea Cukai.

    Bagi yang tak mengantongi health certificate hasil pemeriksaan PCR negatif akan diperiksa tensi, saturasi oksigen, suhu, dan rapid test oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan atau Dinas Kesehatan.

    Penumpang yang telah melalui proses pemeriksaan kemudian didata oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah.

    "Lalu dipersilakan menuju bus yang telah disediakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menuju lokasi karantina di Asrama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.