Dahlan Iskan Sebut Bank BUMN Berperan Besar Selamatkan Ekonomi RI

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pada hari ini, Senin, 1 Oktober 2018 mesin ATM BRI di beberapa lokasi di Palu sudah beroperasi melayani kebutuhan transaksi para nasabah. (dok Bank BRI)

    Pada hari ini, Senin, 1 Oktober 2018 mesin ATM BRI di beberapa lokasi di Palu sudah beroperasi melayani kebutuhan transaksi para nasabah. (dok Bank BRI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri BUMN periode 2011-2014 Dahlan Iskan menilai bank-bank BUMN memiliki peran besar dalam menyelamatkan ekonomi nasional akibat COVID-19.

    "Kalau menurut saya, peranan terbesar saat ini ada di bank-bank BUMN, dengan cara bagaimana kredit-kredit di-reschedule bukan dihapus atau dipotong tetapi pembayaran cicilannya yang ditunda atau dijadwalkan ulang," ujar Dahlan Iskan dalam seminar daring di Jakarta, Senin 18 Mei 2020.

    Selain itu, dia juga menambahkan bahwa bunga kreditnya juga bisa diselesaikan oleh bank-bank BUMN apakah dengan cara memperpanjang tenor atau menggeser bunga, sehingga meringankan dunia usaha selama pandemi COVID-19.

    "Saya kira jumlah bank BUMN sangat besar, kredit yang dialirkan juga besar sehingga kalau bidang ini bisa diambil oleh bank-bank BUMN maka peranannya dalam menyelamatkan perekonomian nasional sudah sangat besar," katanya.

    Menurut Dahlan, bank-bank BUMN juga bisa mencari dana sebesar-besarnya dan semurah-murahnya agar dapat merestrukturisasi kredit pelaku usaha.

    "Bahkan, kalau bisa bank-bank BUMN masih bisa menyalurkan kredit bagi pelaku usaha-pelaku usaha tertentu misalnya pelaku usaha yang masih mampu melakukan ekspor," ujarnya.

    Dahlan juga menyampaikan fungsi BUMN dalam masa COVID-19 ini sebaiknya fokus kepada penyelamatan ekonomi, mengingat negara ini besar sekali dan memiliki banyak institusi sehingga dalam penanganan pandemi perlu berbagi tugas.

    Dengan demikian beberapa institusi pemerintahan fokus menyelamatkan rakyat Indonesia dan pada saat bersamaan institusi lainnya perlu fokus pada penyelamatan ekonomi.

    Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir  menyebutkan selama pandemi COVID-19, bank BUMN sudah melakukan restrukturisasi untuk pelaku UMKM dan lainnya senilai Rp120 triliun lebih.

    Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bank-bank milik BUMN diharapkan bisa membuka akses kredit usaha rakyat (KUR) dan apabila itu bisa dilakukan, maka kebangkitan ekonomi Jateng khususnya dari industri kecil menengah bisa lebih cepat dilakukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.