THR Cair, Perencana Keuangan Bagikan 3 Tips Utama Mengelolanya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Tunjangan Hari Raya (THR). Foto : humasprovkaltara

    Ilustrasi Tunjangan Hari Raya (THR). Foto : humasprovkaltara

    TEMPO.CO, Jakarta - Penggunaan dana tunjangan hari raya atau THR yang biasanya dialokasikan untuk kegiatan mudik diperkirakan bakal berubah pada tahun ini. Independent Financial Planner OneShildt Budi Raharjo memprediksi di masa pandemi virus Corona atau Covid-19 saat ini, THR akan bergeser untuk pengeluaran besar selain mudik.

    Budi malah menyebutkan sekarang saatnya membuat skala prioritas yang baru dalam menggunakan THR. Jika sebelum-sebelumnya THR diutamakan untuk persiapan mudik, membeli baju baru untuk keperluan hari raya, liburan dan sebagainya, tapi tahun ini sebaiknya bisa lebih bijak disisihkan untuk pengeluaran tahunan lainnya yang besar, seperti hari raya kurban.

    “Prioritas penggunaan dana THR untuk saat ini harus dibedakan tentunya, antara golongan yang terkena dampak negatif Covid dan yang secara penghasilan justru semakin terdorong positif keuangannya,” kata Budi, Ahad, 17 Mei 2020.

    Agar THR tak 'menguap' begitu saja dan kurang bermanfaat, Budi memberikan 3 tips untuk mengelola THR di saat pandemi seperti saat ini. Ketiga hal itu adalah:

    1. Tambah Dana Darurat

    Jika pandemi berdampak negatif kondisi keuangan, THR bisa diprioritaskan untuk berjaga-jaga dan menyambung hidup apabila kondisi keuangan menjadi semakin buruk. Budi menyarankan dana darurat untuk ditambah.

    Jika dalam situasi normal porsi dana darurat adalah sekitar 3-6 bulan pengeluaran, menurut Budi, karena saat ini kondisi tidak normal, lebih bijak jika memiliki dana darurat paling tidak 6 - 12 bulan pengeluaran. "Jadi, THR dapat digunakan untuk menambal kekurangan tersebut,” ucapnya.

    Untuk kondisi saat ini, seharusnya minimal dapat menyisihkan sekitar 30 persen penggunaan THR untuk menambah dana darurat. Bahkan semenjak Work From Home (WFH) beberapa pos pengeluaran seperti mudik, liburan serta transportasi otomatis berkurang. “Sehingga dana THR dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menambah dana darurat atau mengantisipasi pengeluaran besar lainnya di bulan-bulan ke depan,” kata Budi.

    2. Membantu Kebutuhan Biaya Hidup

    THR dapat digunakan untuk membantu memperpanjang daya tahan dana yang ada. Dalam kondi saat ini, penyesuaian gaya hidup perlu dilakukan agar dana yang ada dapat bertahan selama mungkin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.