Mantan Menkominfo Rudiantara Kini Fokus Kembangkan Obat Covid

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rudiantara. Dok.TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Rudiantara. Dok.TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan sedang fokus melakukan uji klinik terhadap kandidat obat virus Corona atau Covid-19. Uji klinik itu, kata dia, dilakukan bersama beberapa teman yang sebelumnya bersama di kabinet kerja.

    "Covid tidak akan hilang, jika belum ada vaksin. Selalu ada kemungkinan orang terserang covid, jadi kami upayakan secepatnya 'obat' untuk covid. Karena kalau belum ada, kita harus bergelut dengan acara social distancing," kata Rudiantara dalam diskusi virtual, Sabtu, 16 Mei 2020.

    Dia beropini Covid-19 masih akan ada paling cepat hingga akhir 2021.

    "Selama rentang waktu kosong cari cara lain. Kami proses di rumah sakit di indoensai atas kandidat obat Covid," ujarnya.

    Namun, kata dia, obat itu bukan merupakan obat sintetis yang memerlukan resep dokter. Melainkan, nantinya obat tersebut bisa degan mudah didapatkan di pasaran.

    Dia berharap hasil uji tersebut dapat keluar hasilnya pada awal Agustus 2020.

    "Konsepnya mempercepat peningkatan imunitas atas adanya virus itu," kata Rudiantara.

    Adapun hingga saat ini jumlah positif Corona di Indonesia sebanyak 16.496 orang. Dari jumlah itu, 11.617 dalam perawatan.

    Sebanyak 3.803 orang dinyatakan sembuh. Sedangkan 1.076 orang meninggal dunia.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.