Masih Pemulihan, Budi Karya Belum Bisa Puasa Ramadan Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif Corona pada 14 Maret lalu. Kabar tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno atas izin keluarga pada Sabtu malam, 14 Maret 2020. Budi Karya merupakan pejabat tinggi Indonesia pertama yang terinfeksi virus Corona. instagram.com/sekretariat.kabinet

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif Corona pada 14 Maret lalu. Kabar tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno atas izin keluarga pada Sabtu malam, 14 Maret 2020. Budi Karya merupakan pejabat tinggi Indonesia pertama yang terinfeksi virus Corona. instagram.com/sekretariat.kabinet

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah dinyatakan negatif dari virus corona atau Covid-19. Namun untuk saat ini ia masih harus menjalani masa pemulihan sehingga belum bisa menjalankan puasa Ramadan untuk tahun ini.

    "Belum boleh puasa," kata Budi Karya saat bincang virtual bersama Tempo dengan topik Rahasia Kesembuhan BKS, Sabtu 16 Mei 2020.

    Dalam menjalani masa pemulihan, Budi Karya berfokus pada terapi otot terutama bagian kaki. Karena berdasarkan catatan dokter yang memantau kesehatannya, kemampuan otot kaki Menteri Perhubungan tersebut hanya menunjukan skala 3 dari maksimal 7.

    "Jadi masih belum bayak (bergerak). Jadi menurut dokter dan personal trainer saya, ini baru bisa full recovery dua bulan," ujarnya.

    Guna mengembalikan kemampuan otot kakinya, Budi Karya menjalani berbagai macam terapi mulai dari teknik sinar, pijat hingga melakukan olahraga ringan menggunakan alat kebugaran.
    "Berdasarkan pengamatan otot dan sel otot, kaki ini belum maksimal bekerja, tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.