Naik 66 Persen, Laba Bersih Semen Indonesia Rp 446 M di Kuartal I

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pintu masuk areal pabrik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, di Gunem, Rembang, Jawa Tengah, 18 Februari 2017. TEMPO/Nieke Indrietta

    Pintu masuk areal pabrik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, di Gunem, Rembang, Jawa Tengah, 18 Februari 2017. TEMPO/Nieke Indrietta

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatat pendapatan Rp 8,58 triliun pada kuartal I-2020, naik 5,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    "Dari sisi pendapatan, periode Januari-Maret tahun 2020 tercatat sebesar Rp8,58 triliun atau naik 5,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp 8,13 triliun," kata Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso pada keterangan tertulisnya, Jumat 15 Mei 2020.

    Meski demikian, untuk beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp5,88 triliun atau turun 0,64 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp5,91 triliun. 

    "Sedangkan untuk laba bersih yang didistribusikan ke pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp446 miliar atau naik 66,52 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp268 miliar," katanya.

    Peningkatan kinerja perseroan pada tiga bulan pertama tahun ini, kata dia, adalah hasil dari berbagai langkah sinergi dan efisiensi yang terus dilakukan sejak tahun 2018 lalu.

    "SIG akan terus menjaga kinerja profitabilitas melalui berbagai inisiatif cost transformation, serta pengembangan bisnis bahan bangunan yang bernilai tambah," katanya.

    Sementara itu, menurut data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), konsumsi semen nasional pada triwulan I tahun 2020 tercatat sebesar 14,90 juta ton atau mengalami penurunan 4,91 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

    "Meskipun tidak ada sektor usaha yang terbebas dari dampak pandemi ini, SIG mampu menjaga kinerja penjualan secara optimal," katanya.

    Bahkan, untuk penjualan SIG di pasar nasional mencapai 7,87 juta ton atau meningkat 4,71 persen jika dibandingkan dengan triwulan I tahun 2019.

    "Dalam hal ini, perseroan juga terus menggenjot penjualan di kawasan regional dengan mencatatkan total ekspor yang mencapai 1,02 juta ton pada kurun waktu Januari-Maret 2020 atau tumbuh sebesar 23,2 persen jika dibandingkan periode dengan yang sama tahun 2019," katanya.

    Secara konsolidasi, pihaknya mencatat penjualan domestik dan ekspor SIG termasuk Thang Long Cement (TLCC) Vietnam pada periode Januari-Maret 2020 mencapai 9,37 juta ton atau naik sebesar 7,04 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 8,75 juta ton.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?