Jokowi dan Para Menteri Pilih Bayar Zakat Online

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berbicara saat mengikuti KTT ASEAN Plus Three secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa, 14 April 2020. ANTARA/Biro Pers - Lukas

    Presiden Joko Widodo berbicara saat mengikuti KTT ASEAN Plus Three secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa, 14 April 2020. ANTARA/Biro Pers - Lukas

    TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Joko Widodo atau Jokowi beserta Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dan para menteri Kabinet Indonesia Maju telah menunaikan zakat secara online dan menyerahkannya kepada Baznas.

    “Pada hari ini, Selasa 12 Mei 2020, bertepatan dengan tanggal 19 Ramadan 1441 Hijriah, saya Presiden RI menyerahkan dana zakat sebesar sebagaimana yang terlampir kepada Baznas untuk disalurkan kepada mustahik,” kata Presiden Jokowi saat Penyerahan Zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) secara Online melalui “Video Conference” Tahun 2020 dari Istana Merdeka Jakarta, Selasa 12 Mei 2020.

    Tak hanya Presiden Jokowi, pada kesempatan itu juga Wapres KH Ma’ruf Amin dan sejumlah menteri menunaikan zakatnya. Presiden Jokowi mengatakan, membayar zakat merupakan kewajiban setiap umat Muslim untuk berbagi rejeki dan berbagi kebahagiaan dengan sesama terutama para mustahik.

    “Saya berharap dana zakat yang dihimpun Baznas dapat digunakan untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan akibat dampak dari pandemi COVID-19,” kata Jokowi.

    Presiden juga mengajak para pemberi zakat untuk memberikan zakat lewat Baznas. “Supaya lebih aman, lebih teratur, lebih tepat penyalurannya. Semoga zakat yang kita keluarkan menyempurnakan ibadah puasa kita dan menyempurnakan ketaatan kita kepada Allah Subhanahu wataala,” katanya.

    Ketua Baznas Bambang Sudibyo mengatakan pihaknya telah menerima zakat dari Presiden Jokowi yang kemudian akan disalurkan kepada mustahik. “Pada hari ini, Selasa 12 Mei 2020 bertepatan dengan tanggal 19 Ramadan 1441H, Baznas menerima zakat dari Presiden RI sebagaimana terlampir untuk disalurkan kepada para mustahik sesuai ketentuan syariah dan perundang-undangan,” kata Bambang.

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.