Satu Orang Tewas dalam Kebakaran Kapal Tanker di Belawan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses pemadaman Kapal tanker MT JAG LEELA terbakar di Pelabuhan Belawan Medan, Sumatera Utara, Senin, 11 Mei 2020. ANTARA/Septianda Perdana

    Proses pemadaman Kapal tanker MT JAG LEELA terbakar di Pelabuhan Belawan Medan, Sumatera Utara, Senin, 11 Mei 2020. ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu orang dilaporkan tewas dalam kebakaran Kapal Tanker MT Jag Leela milik PT Waruna Nusa Sentana Shiyard di Belawan, Sumatera Utara. Korban merupakan pekerja kapal. Ia ditemukan tak bernyawa pada Senin petang, 22.30 WIB.

    Peristiwa nahas ini juga menyebabkan 35 orang lainnya luka-luka. Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Direkrotat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Ahmad menyatakan berduka atas adanya kejadian tersebut. "Terlebih ada korban jiwa akibat kebakaran ini," katanya, Selasa, 12 Mei 2020.

    Ahmad mengatakan Kementeriannya tengah memonitor perkembangan musibah ini. Ia juga akan segera meminta pihak galangan untuk segera mengurus korban meninggal maupun korban luka.

    Kapal Tanker MT Jag Leela terbakar pada Senin pagi, 11 Mei 2020, saat sedang menjalani docking atau perawatan di Pelabuhan Belawan. Lokasi perawatan kapal itu berjarak 1-2 kilometer dari Kantor Distrik Navigasi Kelas I Belawan. Belum diketahui penyebab pasti terkait terbakarnya kapal.

    Kementerian Perhubungan bersama pihak-pihak terkait akan menyelidiki sumber api. Namun, penyelidikan dilakukan setelah upaya pendinginan kapal selesai dilakukan.

    Sebelumnya, sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di kapal MT Jag Leela, mengingat kapal ini merupakan armada besar. Kapal tanker ini memiliki berat GT 58.880 dengan panjang 233 meter dan lebar 42 meter.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.