IHSG Masih Berpeluang Terkoreksi Pekan Depan

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jurnalis melakukan sesi wawancara di dekat refleksi layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Jurnalis melakukan sesi wawancara di dekat refleksi layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi pada pekan depan. Menurutnya, IHSG akan bergerak mendekati level 4.569,16 hingga 4.443,63.

    "Masih terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehinggaa berpeluang menuju ke support terdekat," kata Nafan saat dihubungi, Ahad, 10 Mei 2020.

    Salah satu faktor yang mempengaruhi pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan depan yaitu pasar memprediksikan transaksi berjalan Indonesia pada kuartal I mengalami defisit. "Penjualan retail Indonesia per Maret juga diprediksikan melemah," ujarnya.

    Adapun perdagangan IHSG di bursa akhir pekan lalu ditutup terkoreksi 0,25 persen di level 4.597,43 pada 8 Mei 2020.

    Berdasarkan rasio fibonacci, kata dia, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 4.569,16 hingga  4.443,63. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 4.747,88 hingga 4.975,54.

    "Berdasarkan indikator, MACD masih dalam status pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral," ujar Nafan.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.