Nasib Karyawan Setelah McDonald's Sarinah Tutup

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi McDonald's, rumah makan cepat saji. Sumber: asiaone.com/AFP

    Ilustrasi McDonald's, rumah makan cepat saji. Sumber: asiaone.com/AFP

    TEMPO.CO, Jakarta - McDonald's Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, tutup selamanya dua hari lagi, setelah beroperasi selama 29 tahun sejak Februari 1991.

    Bagaimana nasib karyawan di gerai pertama McDonald's di Indonesia tersebut?

    Kabar penutupan McDonald's Sarinah telah diumumkan oleh McDonald’s Indonesia secara resmi kepada publik melalui pelbagai paltform media sosialnya dini hari tadi, Jumat, 8 Mei 2020.

    Direktur Marketing Communications, Digital, dan CBI McDonald’s Indonesia Michael Hartono mengatakan McDonald's Sarinah akan tutup secara permanen pada 10 Mei 2020, pukul 22.05 WIB.

    McDonald’s Sarinah perdana beroperasi pada 23 Februari 1991. Sempat pindah gerai pada 2009, McDonald’s kembali lagi ke lokasi tersebut pada 2011 melalui tender.

    Michael Hartono memastikan perusahaan tak akan melakukan pemutusan hubungan karyawan (PHK).

    "(Kami) Akan tetap mempertahankan pekerjaan karyawan dan akan direlokasi ke berbagai restoran McDonald's lainnya," tutur Michael dalam keterangannya yang diterima Tempo dini hari tadi.

    Michael menjelaskan penutupan itu atas permintaan manajemen Gedung Sarinah. Melalui surat resmi yang diterima McDonald’s Indonesia pada 30 April 2020, Sarinah beralasan bakal melakukan renovasi gedung dan perubahan strategi bisnis.

    Dia meminta konsumen beralih ke gerai McDonald's yang terdekat dengan Sarinah, yakni McDonald’s Hayam Wuruk, McDonald’s Raden Saleh, McDonald’s Cideng, dan McDonald’s Central Plaza.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.