4.960 Buruh Migran Indonesia Dipulangkan Lewat Bandara Bali

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memindahkan APD dari pesawat B737-400 milik TNI AU di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin, 23 Maret 2020. Peralatan bermerek UPC asal Korea itu bukanlah pembelian dari Cina yang diambil oleh TNI AU pada akhir pekan kemarin. ANTARA/Fikri Yusuf

    Petugas memindahkan APD dari pesawat B737-400 milik TNI AU di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin, 23 Maret 2020. Peralatan bermerek UPC asal Korea itu bukanlah pembelian dari Cina yang diambil oleh TNI AU pada akhir pekan kemarin. ANTARA/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 4.960 warga negara Indonesia yang menjadi buruh migran di luar negeri telah dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat, pemulangan itu dilakukan selama periode 23 Maret hingga 27 April.

    "Hingga akhir April, penerbangan pemulangan kembali WNI yang kami layani telah mencapai jumlah 27 penerbangan," ujar Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan, Rabu, 6 Mei 2020.

    Handy menerangkan, pemulangan WNI ini memanfaatkan penerbangan khusus repatriasi atau carter. Seluruhnya, terdapat sebelas maskapai yang berkontribusi dalam pemulangan buruh migran.

    Maskapai-maskapai tersebut ialah LOT Polish Airlines, LATAM Airlines, Qatar Airways, Wamos Air, Air Europa, NEOS Air, Ethiopian Airlines, Smartwings, AirAsia X, Garuda Indonesia, serta Air Cairo. Penerbangan Wamos Air EB9420 dari Athena, Yunani, menjadi penerbangan dengan pengangkutan WNI terbanyak dalam satu penerbangan, yaitu mencapai 439 penumpang.

    "Diperkirakan, jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan penambahan permintaan unscheduled rescue flight,” tutur Handy.

    Selain pemulangan WNI, sebanyak 3.408 warga negara asing atau WNA juga dipulangkan ke negaranya masing-masing melalui Bandara Ngurah Rai, Bali. Terhitung sejak 8 Februari hingga 27 April, ada sebanyak 22 penerbangan repatriasi yang mengangkut WNA dengan 14 maskapai.

    Maskapai yang berkontribusi dalam pemulangan WNA itu ialah China Eastern, LOT Polish Airlines, Avion Express, Condor Airlines, Qatar Airways, Air Europa, NEOS Airlines. Kemudian, Smartwings, Rossiya Airlines, Sunday Airlines, Air Yakutia, UTAir, Garuda Indonesia, dan Air Cairo.

    Penerbangan repatriasi WNA pertama digagas oleh Pemerintah Cina yang memulangkan sebanyak 61 warga negaranya kembali ke Kota Wuhan melalui penerbangan China Eastern MU799. Penerbangan ini dilakukan pada 8 Februari. Sedangkan penerbangan terakhir yang dicatat Angkasa Pura I adalah pemulangan 242 WNA menuju kota Samara di Rusia. Penerbangan ini dilakukan melalui maskapai Rossiya Airlines FV6296 pada 27 April,

    Adapun penerbangan untuk keperluan khusus pemulangan warga negara ini telah diatur dalam Peraturan Menteri Nomor 25 Tahun 2020. Penerbangan boleh dilakukan, namun dengan protokol kesehatan dan keselamatan yang ketat.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.