Pandemi Corona Berakhir, Garuda Akan Langsung Bagi Tiket Gratis

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) berada di  pesawat Garuda yang disewa khusus di Bandar Udara Internasional Velana, Maldives, Jumat, 24 April 2020.  KBRI Colombo merepatriasi 335 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia akibat pandemi Virus Corona (COVID-19). ANTARA/KBRI Colombo

    Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) berada di pesawat Garuda yang disewa khusus di Bandar Udara Internasional Velana, Maldives, Jumat, 24 April 2020. KBRI Colombo merepatriasi 335 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia akibat pandemi Virus Corona (COVID-19). ANTARA/KBRI Colombo

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Irfan Setiaputra sudah merencanakan program yang akan digelar perseroan setelah wabah corona berakhir. Di hari pertama setelah kondisi normal, Garuda akan membagikan sekitar 25 tiket gratis untuk penumpang di setiap penerbangan.

    "Saya mau ada gratis 25 tempat duduk di hari pertama (virus corona usai). Belum dibicarakan serius, tapi prinsipnya kami akan membangkitkan kembali kesenangan masyarakat untuk bepergian," ujar Irfan dalam diskusi yang ditayangkan melalui media sosial Kumparan, Senin, 4 Mei 2020.

    Irfan bercerita, ide tersebut tercetus saat dirinya membuka diskusi terkait kondisi penerbangan terkini dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio. Kepada Wishnutama, Mantan Direktur PT INTI ini mulanya mengaku bosan terhadap pemberitaan terkait wabah corona yang melelahkan.

    Lalu muncullah rencana insentif tersebut. Dengan insentif tiket gratis bagi penumpang, ia berharap maskapai dapat berpartisipasi aktif dalam membantu meningkatkan daya tarik wisata saat masa pemulihan wabah tiba. "Jadi jangan pusing terus. Yang penting orang senang, dan foto-foto bepergian nantinya muncul lagi," tuturnya seraya berseloroh.

    Meski demikian, Irfan tak bisa memprediksi kapan situasi akan kembali normal. Ia berharap pandemi Covid-19 segera berakhir, setidaknya pasca-Lebaran pada 24 Mei mendatang.

    Adapun setelah pandemi berakhir, Irfan berjanji perseroannya akan tetap mengutamakan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang dalam perjalanan. Sebab, ia meyakini, setelah wabah corona berakhir, tren bepergian akan berubah. Masyarakat, kata dia, bakal mengutamakan kenyamanan, baik di destinasi yang akan dikunjungi maupun di dalam pesawat.

    "Jadi nantinya masyarakat sudah waktunya cari yang beda. Paradigma ini lagi coba Garuda pelajari, kira-kira apa yang dianggap masyarakat penting ada dalam penerbangan," ucap Irfan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.