PLN Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik, Ini Rinciannya

Token listrik gratis dan diskon listrik sudah bisa diakses melalui WhatsApp.

TEMPO.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) memastikan tarif dasar listrik seluruh golongan tarif tak mengalami kenaikan. Tak ada kenaikan tarif listrik itu termasuk pelanggan rumah tangga daya 900 Volt Ampere (VA) Rumah Tangga Mampu (RTM) serta daya di atasnya.

Executive Vice President Corporate Communcation and CSR, I Made Suprateka menjelaskan, kalapun ada penyesuaian listrik, dilakukan triwulan sekali. Artinya, untuk tarif April hingga saat ini dinyatakan tetap, yakni sama dengan periode tiga bulan sebelumnya.

"Kami pastikan saat ini tidak ada kenaikan listrik, harga masih tetap sama dengan periode tiga bulan sebelumnya. Bahkan sejak tahun 2017 tarif listrik ini tidak pernah mengalami kenaikan,” kata Made Suprateka melalui keterangan tertulis Sabtu, 2 Mei 2020.

Lebih lanjut, Made menjelaskan secara detail terkait tarif dasar listrik yang masih diberlakukan pada periode saat ini. Untuk golongan R1-450 VA masih digratiskan sampai Juni 2020. Kemudian R-1 900VA bersubsidi  mendapatkan diskon 50 persen setiap bulan hingga Juni nanti.

Sementara untuk golongan R-1 900 VA RTM atau non subsidi sebesar Rp 1.352 per kilowatt hours (kWh). Lalu untuk pelanggan R-1 1.300 VA ke atas dikenakan biaya Rp 1.467 per kWh yang sebenarnya tak mengalami perubahan sejak tahun 2017.

Made Suprateka mengatakan, peningkatan tagihan yang dialami pelanggan rumah tangga lebih disebabkan oleh meningkatnya penggunaan masyarakat akibat adanya pandemi virus Corona yang membuat lebih banyak melakukan aktivitas di rumah.

PLN, kata Made Suprateka, memahami di tengah pandemi ini, kebutuhan masyarakat akan listrik bertambah. Peningkatan penggunaan listrik sangat wajar terjadi dengan banyaknya aktivitas di rumah. "Biasanya siang hari tidak ada aktivitas, saat ini kita harus bekerja dari rumah, otomatis penggunaan bertambah, misalnya untuk laptop dan pendingin ruangan,” tutur Made.

Sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, PLN juga telah menangguhkan sementara proses pencatatan dan pemeriksaan stand meter bagi pelanggan pasca bayar. Sebagai gantinya, untuk mulai rekening bulan Mei 2020, PLN telah menyiapkan layanan melalui WhatsApp terpusat bagi pelanggan yang ingin melaporkan angka stan dan foto kWh meter.

Pelanggan pascabayar dapat mengirimkan angka stan kWh meter melalui layanan WhatsApp terpusat PLN dengan nomor 08122 123 123. Pelaporan angka stan meter dapat dilakukan oleh pelanggan sesuai tanggal pencatatan meter masing-masing pelanggan yang akan diinformasikan pada awal proses pelaporan mandiri melalui WhatsApp.

Kemudian laporan dari pelanggan tersebut nantinya akan menjadi dasar perhitungan tagihan listrik pelanggan setiap bulannya. Sementara, bagi pelanggan yang tidak melaporkan angka kWh meter, dasar perhitungan tagihan listrik akan menggunakan perhitungan rata-rata pemakaian listrik selama 3 bulan terakhir.






PLN UP3 Masohi Lakukan Konversi Motor Listrik, Kecepatannya 150 Km/Jam

13 jam lalu

PLN UP3 Masohi Lakukan Konversi Motor Listrik, Kecepatannya 150 Km/Jam

PLN Unit Pelayanan Pelanggan (UP3) Masohi, Maluku, telah melakukan konversi motor listrik pada tahun ini.


Tidak Ada Wuling Air EV Facelift di 2023, Mengapa?

2 hari lalu

Tidak Ada Wuling Air EV Facelift di 2023, Mengapa?

Menurut Dian,Wuling Air EV bisa berubah dari mobil listrik yang dibeli karena gaya hidup menjadi mobil yang dibutuhkan masyarakat.


Simak Promo Super Everyday PLN untuk Isi Daya Kendaraan Listrik

5 hari lalu

Simak Promo Super Everyday PLN untuk Isi Daya Kendaraan Listrik

PT PLN menghadirkan promo Super Everyday berupa penyambungan baru untuk pengisian daya kendaraan listrik dari rumah. Simak diskonnya!


BTPN Salurkan Pembiayaan Hijau Rp 1,46 Triliun ke PLN

7 hari lalu

BTPN Salurkan Pembiayaan Hijau Rp 1,46 Triliun ke PLN

Bank BTPN memberikan pebiayaan hijau ke PLN.sebesar Rp 1,46 triliun untuk proyek transisi ke energi baru terbarukan.


Konsumsi Listrik RI Naik 6,15 Persen pada 2022, ESDM: Bukti Ekonomi Kita Tumbuh

8 hari lalu

Konsumsi Listrik RI Naik 6,15 Persen pada 2022, ESDM: Bukti Ekonomi Kita Tumbuh

Plt Dirjen Ketenagalistrikan ESDM Dadan Kusiana menyebutkan bahwa pertumbuhan konsumsi listrik di Indonesia sepanjang 2022 sangat baik.


Kolaborasi Hilirisasi Mineral, PLN Bakal Pasok Listrik 150 MVA untuk Smelter PT Antam

9 hari lalu

Kolaborasi Hilirisasi Mineral, PLN Bakal Pasok Listrik 150 MVA untuk Smelter PT Antam

PLN berkomitmen memenuhi kebutuhan listrik dan memberikan pelayanan terbaik untuk industri smelter.


Cara Adukan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU)Rusak Agar Cepat Diperbaiki

9 hari lalu

Cara Adukan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU)Rusak Agar Cepat Diperbaiki

Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan fasilitas umum. Masyarakat tak usah ragu meminta PJU diperbaiki jika rusak.


PLN Bangun 3 Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan

9 hari lalu

PLN Bangun 3 Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan

PT PLN (Persero) membangun tiga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan total kapasitas 3,2 megawatt peak (MWp) di Kepulauan Selayar


Pemerintah Hapus Skema Power Wheeling dari RUU EBT, Pengamat: Tetap Kawal Agar Sesuai DIM

10 hari lalu

Pemerintah Hapus Skema Power Wheeling dari RUU EBT, Pengamat: Tetap Kawal Agar Sesuai DIM

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menghapus pasal skema power wheeling dalam Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan atau RUU EBT


7 SPKLU Sudah Dioperasikan di NTB, Tahun Ini Bakal Ditambah

10 hari lalu

7 SPKLU Sudah Dioperasikan di NTB, Tahun Ini Bakal Ditambah

PT PLN Nusa Tenggara Barat (NTB) sampai saat ini telah mendirikan tujuh Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).