Kemenhub Kirim Patroli Cek Kapal Tenggelam di Selat Singapura

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal kargo membawa 14.600 ekor domba terbalik di Laut Hitam di wilayah Rumania pada hari Minggu, 24 November 2019. Ribuan domba dikhawatirkan tenggelam.  [CNN]

    Kapal kargo membawa 14.600 ekor domba terbalik di Laut Hitam di wilayah Rumania pada hari Minggu, 24 November 2019. Ribuan domba dikhawatirkan tenggelam. [CNN]

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengerahkan kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) untuk mengecek informasi adanya kapal kayu yang terbalik di Selat Singapura dan dapat membahayakan alur pelayaran.

    "Kami telah memerintahkan satu unit kapal patroli milik Pangkalan PLP Tanjung Uban yaitu KN. Kalimasadha - P.115 untuk segera ke lokasi kejadian dan mengamankan perairan sekitar," kata Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban Capt. Handry Sulfian dalam keterangan tertulis, Jumat, 1 Mei 2020.

    Setelah kapal itu tiba, Kemenhub melakukan pemasangan lampu emergency untuk penanda bahwa ada kapal yang terbalik di lokasi tersebut.

    Sebelumnya, Stasiun Vessel Traffic Services (VTS) Batam mendapatkan informasi dari Atase Perhubungan di Singapura bahwa ada kapal kayu milik nelayan yang terbalik di Selat Singapura. Kemudian VTS Batam meneruskan informasi tersebut ke Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban.

    Usai menerima informasi tersebut, selanjutnya Pangkalan PLP Tanjung Uban berkoordinasi dengan Kantor KSOP Khusus Batam dan KSOP Tanjung Balai Karimun dan segera mengerahkan kapal patroli milik Pangkalan PLP dan KSOP Tanjung Balai Karimun untuk bersiaga menuju ke lokasi kejadian.

    Handry menjelaskan, dari info yang didapat bahwa ada kapal yang lewat melaporkan melihat kapal kayu terbalik di jalur yang menuju ke timur dekat Helen Mar Reef dan terdaftar di AIS dengan nama "Kakap Merah" yang dapat membahayakan alur pelayaran bagi kapal-kapal yang melintas.

    Kapal patroli KN. Kalimasadha - P.115 setibanya di lokasi melihat adanya bangkai kapal kayu nelayan yang terbalik di Posisi GPS 01°-05'-547"N /103°-45'-375" E dan langsung mengamankan alur pelayaran di sekitar lokasi kejadian.

    Selanjutnya, kapal patroli KN.P.366 milik KSOP Tanjung Balai Karimun tiba di lokasi kejadian dan bergabung dengan kapal patroli KN. Kalimasadha - P.115.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.