Armada ke Bandara Disetop, Damri Alihkan Angkut Tenaga Medis

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas berjaga di bus Jakarta Airport Connexion tengah menanti penumpang di Terminal 3 Bandara Sukarno Hatta, Tangerang Banten, 30 Mei 2017. Sudah ada 4 operator yang berkomitmen mengoperasikan JA Connexion yaitu Perum Damri, Perum PPD, Blue Bird, dan Sinar Jaya. Tempo/Tony Hartawan

    Petugas berjaga di bus Jakarta Airport Connexion tengah menanti penumpang di Terminal 3 Bandara Sukarno Hatta, Tangerang Banten, 30 Mei 2017. Sudah ada 4 operator yang berkomitmen mengoperasikan JA Connexion yaitu Perum Damri, Perum PPD, Blue Bird, dan Sinar Jaya. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Damri mengalihkan armada bus yang tidak terpakai karena trayek dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta disetop sementara, untuk digunakan mengangkut tenaga medis ke rumah sakit rujukan.

    "Untuk memberikan kemudahan akses bagi pahlawan paramedis ini di dalam menjalankan tugas dan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, maka kami siap antar/jemput petugas paramedis ini setiap hari. Senang rasanya bisa antar mereka ke garis depan perjuangan melawan Covid-19," kata Direktur Utama Damri Setia N Milatia Moemin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 30 April 2020.

    Damri menghentikan sementara operasional bus bandara Soekarno Hatta mulai 24 April sampai waktu yang ditentukan pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

    Hal tersebut menindaklanjuti Peraturan Menteri Perhubungan No. 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona Covid-19.

    Setia mengatakan rumah sakit rujukan yang bisa diantar jemput armada Damri di antaranya yakni Rumah Sakit Pelni, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kebayoran, Medistra, Puskesmas Tebet, Puskesmas Pancoran, Puskesmas Jatinegara, Puskesmas Sawah Besar, Puskesmas Mampang Prapatan, Puskesmas Kebayoran Baru, Puskesmas Setia Budi, dan lain-lain.

    Kendati demikian, untuk memastikan keamanan dan keselamatan, Damri telah menerapkan protokol pencegahan Covid-19 dengan ketat.

    Protokol tersebut di antaranya adalah penyemprotan desinfektan ke seluruh bagian bus sebelum dan sesudah mengantarkan tenaga paramedis, menyediakan hand sanitizer, serta pramudi yang bertugas menggunakan APD dan masker.

    Selain itu juga diterapkan physical distancing di dalam bus. Sehingga dapat dipastikan bahwa seluruh armada yang digunakan aman dan sesuai dengan protokol.

    Seluruh manajemen dan keluarga besar Damri selalu mendoakan agar badai pandemi Covid-19 ini cepat berlalu dari dunia, khususnya Indonesia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.