Pendapatan Indosat Ooredoo Tumbuh 7,9 Persen Triwulan I 2020

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama Indosat Ooredoo, Ahmad Abdulaziz A Al-Neama. Budi.Wid/Indosat Ooredoo

    Direktur Utama Indosat Ooredoo, Ahmad Abdulaziz A Al-Neama. Budi.Wid/Indosat Ooredoo

    TEMPO.CO, Jakarta - Indosat Ooredoo melaporkan kinerja pendapatan triwulan pertama 2020 tumbuh sebesar 7,9 persen dibandingkan tahun lalu menjadi Rp 6,5 triliun. Sementara pendapatan seluler tumbuh sebesar 10,6 persen menjadi Rp 5,4 triliun.

    "Perusahaan kembali menghasilkan kinerja yang kuat di triwulan I 2020 ini. Sejauh ini kami berada di posisi yang sesuai dengan rencana turnaround tiga tahun perusahaan, berharap momentum positif ini akan terus berlanjut di triwulan yang akan datang," kata Presiden Direktur & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama dalam siaran pers di Jakarta, Kamis, 30 April 2020. 

    Jumlah pelanggan seluler tercatat sebanyak 56,2 juta pada akhir Maret 2020. Rata-rata pendapatan per pelanggan (ARPU) meningkat menjadi Rp 29,6 ribu, dari sebelumnya Rp 26,5 ribu periode yang sama tahun lalu. Peningkatan pendapatan terutama diakibatkan peningkatan trafik data sebesar 63 persen.

    Menurut dia, pendapatan tercatat sebesar Rp 6,5 triliun pada triwulan I tahun 2020, meningkat sebesar Rp 476,9 miliar atau naik 7,9 persen dibandingkan triwulan I 2019. Layanan Seluler, MIDI, dan Telekomunikasi Tetap milik Indosat Ooredoo masing-masing memberikan kontribusi sebesar 82 persen, 15 persen, dan 3 persen terhadap pendapatan usaha konsolidasi yang berakhir pada 31 Maret 2020.

    Perusahaan membukukan rugi bersih sebesar Rp 605,6 miliar atau naik sebesar Rp 313,1 miliar dibandingkan rugi bersih di triwulan pertama 2019 yang utamanya disebabkan oleh dampak penyesuaian organisasi dan rugi selisih kurs.

    Indosat Ooredoo mengakhiri triwulan I 2020 dengan total basis pelanggan seluler sebesar 56,2 juta, naik sebesar 5,4 persen dibandingkan triwulan I tahun 2019 sebagai hasil dari penawaran produk yang baik serta kualitas jaringan yang baik.

    Perusahaan mengoperasikan total 133,186 BTS pada 31 Maret 2020 yang meningkat sebesar 51.680 BTS dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sampai dengan saat ini, Indosat Ooredoo mengoperasikan sebanyak total 52.174 BTS 4G.

    Menurutnya, semua saat ini sedang menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan perusahaan telah mengambil langkah proaktif dan progresif untuk mendukung karyawan, pelanggan, dan komunitas kami di situasi menantang ini.

    "Perusahaan juga terus mendukung inisiatif pemerintah Indonesia untuk menghadapi masa sulit ini. Kami tetap berkomitmen untuk mempercepat ekonomi digital Indonesia dengan memberikan dukungan untuk membantu negara kita mengatasi pandemi ini," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.