Rupiah Menguat ke Level Rp 15.383 per USD Dipicu Sentimen Global

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melayani penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, 8 Mei 2018. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi mendongkrak harga makanan dan minuman olahan usai Lebaran. TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas melayani penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, 8 Mei 2018. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi mendongkrak harga makanan dan minuman olahan usai Lebaran. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi, 29 April 2020, bergerak menguat dipicu sentimen positif global.

    Pada pukul 09.20 WIB, rupiah menguat 62 poin atau 0,4 persen menjadi Rp 15.383 per dolar AS dari sebelumnya Rp 15.445 per dolar AS.

    Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, sentimen positif kelihatannya membayangi pergerakan harga aset berisiko pagi ini.

    "Rencana pelonggaran karantina wilayah di beberapa negara pandemi seperti di Italia, Spanyol, Prancis, Selandia Baru, Australia, Kanada dan AS, memicu sentimen positif tersebut. Harga minyak mentah WTI juga menguat karena isu tersebut," ujar Ariston.

    Selain itu, lanjut Ariston, pasar juga mengantisipasi hasil rapat bank sentral AS, The Federal Reserve, yang akan dirilis pukul 01.00 WIB dini hari nanti.

    The Fed kemungkinan masih akan mengeluarkan pernyataan yang dovish yang masih mendukung kebijakan pelonggaran moneter untuk membantu memulihkan perekonomian yang terdampak wabah.

    The Fed juga mungkin tidak akan mengubah tingkat suku bunga acuannya karena kebijakan stimulusnya sudah cukup besar.

    Sejak Maret 2020, The Fed diperkirakan sudah mengeluarkan stimulus sebesar US$ 2 triliun untuk pembelian obligasi dan kebijakan lainnya.

    Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp 15.350 per dolar AS hingga Rp 15.500 per dolar AS.

    ANTARA
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.