Kadin Usul Stimulus Sampai Rp 1.000 T, Indef: Terlalu Berisiko

Reporter

Editor

Rahma Tri

Konferensi pers stimulus penangan dampak Covid-19 yang dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama menteri-menteri bidang ekonomi di Gedung Kementerian Perekonomian, Jakarta, Jumat 13 Maret 2020. EKO WAHYUDI l Tempo.

TEMPO.CO, Jakarta - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra P.G Talattov mengatakan bahwa saat ini kapasitas fiskal pemerintah terbatas. Sehingga, untuk menambah stimulus guna penanganan dampak Covid-19 sampai  Rp 1.000 triliun ia menilai terlalu berisiko.

"Sebetulnya, keinginan pemerintah untuk menambah anggaran Rp 405,1 triliun saja dari sisi kapasitas fiskal sudah cukup berisiko, apalagi kalau mau ditambah sampai Rp 1.000 triliun," kata Abra saat diskusi secara virtual, Senin 27 April 2020.

Abra menyarankan, saat ini lebih baik pemerintah mengoptimalkan pendanaan yang ada. Kemudian, pemerintah bisa menyisir beban belanja negara yang mungkin untuk dialihkan, seperti belanja-belanja tak produktif.

Apabila anggaran stimulus penanganan Covid-19 ditambah hingga Rp 1.000 triliun, Abra khawatir nantinya generasi yang akan datang yang bakal terkena imbas karena harus meneruskan pembayaran bunga utang yang tak sedikit. "Lagi-lagi yang akan menanggung semua utang ini bukan pemerintahan saat ini, tapi pemerintahan mendatang dan generasi mendatang. Dikhawatirkan, generasi milenial yang sekarang ada nanti akan menjadi membayar bunga utang itu dengan peningkatan pajak di periode mendatang," ucap Abra.

Sebelumnya, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Rosan Roeslani menilai stimulus Corona yang dikeluarkan pemerintah saat ini masih belum ideal. Sebab, masih ada 93 juta masyarakat miskin dan rentan miskin, serta pengusaha kecil dan pekerja informal lainnya yang belum tercakup bantuan. "Kami melihat bahwa kebutuhannya sebesar Rp 1.500 triliun sampai Rp 1.600 triliun," ujarnya, Jumat, 9 April 2020.

Dari total stimulus sebesar Rp 1.600 triliun yang disarankan Kadin, ia merinci penggunaannya untuk program jaring pengaman sosial sebesar Rp 600 triliun. Lalu untuk dana kesehatan Rp 400 triliun, kemudian dana finansial perbankan sebesar Rp 500 triliun sampai Rp 600 triliun.

Rosan optimistis dengan penambahan insentif sebesar itu, beban hidup pelaku pelaku usaha kecil dan menengah bakal berkurang. "Ini bisa memberi nafas kepada perusahaan dan mencegah PHK yang lebih besar. Walaupun ada perusahaan yang sudah dibantu, tetapi karena berhenti total, seperti perhotelan, tidak mengakibatkan mereka menjadi kredit macet," kata dia.

EKO WAHYUDI l ANTARA

 






Terdeteksi di 43 Negara, Ini yang Perlu Diketahui tentang Covid-19 Subvarian BA.4.6

8 jam lalu

Terdeteksi di 43 Negara, Ini yang Perlu Diketahui tentang Covid-19 Subvarian BA.4.6

Pakar mengatakan subvarian baru COVID-19 BA.4.6 saat ini telah terdeteksi di 43 negara. Berikut hal yang perlu diperhatikan.


Kota Sanya di Cina Lockdown, Lebih dari 80.000 Turis Terjebak

18 jam lalu

Kota Sanya di Cina Lockdown, Lebih dari 80.000 Turis Terjebak

Sanya yang juga dikenal sebagai Hawaii Cina telah mendaftarkan 801 kasus COVID-19 dari 1 hingga 7 Agustus 2022, akhirnya lockdown.


Toyota Tangguhkan Produksi di Salah Satu Pabrik di Jepang karena Wabah Covid-19

1 hari lalu

Toyota Tangguhkan Produksi di Salah Satu Pabrik di Jepang karena Wabah Covid-19

Toyota telah menangguhkan produksi shift malam pada salah satu lini produksi di pabrik di Jepang karena pekerja terinfeksi Covid-19.


Kasus Covid-19 di Tibet Mulai Meresahkan

1 hari lalu

Kasus Covid-19 di Tibet Mulai Meresahkan

Warga Tibet yang tinggal di sejumlah wilayah diminta melakukan tes massal Covid-19.


Wanita China Tunda Kehamilan Akibat Pembatasan Ketat Covid-19

1 hari lalu

Wanita China Tunda Kehamilan Akibat Pembatasan Ketat Covid-19

Sejumlah wanita di China membatalkan rencana punya keturunan akibat pembatasan ketat yang dilakukan pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19.


Obat Covid-19 Buatan China Mulai Dipasarkan, Harga Rp 659 Ribu

1 hari lalu

Obat Covid-19 Buatan China Mulai Dipasarkan, Harga Rp 659 Ribu

China memproduksi obat Covid-19 yang harganya terjangkau. Mulai dipasarkan di dalam negeri.


Zona Merah Covid-19 di Jakarta Melonjak

1 hari lalu

Zona Merah Covid-19 di Jakarta Melonjak

Dinas Kesehatan DKI mengumumkan adanya lonjakan jumlah zona merah Covid-19 di Jakarta.


Karantina Mandiri di Hong Kong bagi Pelancong Diperpendek

2 hari lalu

Karantina Mandiri di Hong Kong bagi Pelancong Diperpendek

Semula pelancong yang tiba di Hong Kong harus melakukan karantina mandiri di Hotel selama 7 hari, namun sekarang diperpendek menjadi 3 hari saja.


Jumlah Kasus Aktif Covid-19 DKI Jakarta Turun

2 hari lalu

Jumlah Kasus Aktif Covid-19 DKI Jakarta Turun

DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Salah satunya dengan terus menggencarkan program vaksinasi.


80.000 Turis Terjebak di Resor Wisata China Gara-gara Lockdown

2 hari lalu

80.000 Turis Terjebak di Resor Wisata China Gara-gara Lockdown

China mengunci Pulau Senya yang merupakan resort wisata. Akibatnya 80.000 turis terjebak di sana.