Ramadan, Gojek Luncurkan eBadah

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengguna aplikasi Gojek membuka fitur GoBills. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

    Pengguna aplikasi Gojek membuka fitur GoBills. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gojek memperkenalkan fitur eBadah atau ibadah elektronik guna memberi kemudahan bagi pengguna yang beragama Islam untuk beraktivitas selama Ramadan.

    "Gojek mencari jalan untuk membantu pengguna kami, terutama masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, agar dapat tetap menjalankan aktivitas secara maksimal walaupun mereka harus berada di rumah,” kata Chief of Corporate Affairs Gojek Nila Marita dalam siaran pers, Senin, 27 April 2020.

    eBadah adalah rangkaian layanan digital yang memudahkan aktivitas dalam satu aplikasi. Layanan tersebut mencakup bersedekah, berbagi rezeki, mengikuti dakwah, menyiapkan makanan untuk sahur dan berbuka puasa, hingga menjalani aktivitas produktif lainnya selama Ramadan, dengan memanfaatkan sejumlah fitur di aplikasi Gojek.

    Nila mengatakan menjalani aktivitas Ramadan tahun ini akan terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena adanya pandemi Covid-19.

    Menurutnya inisiatif ini memberikan berbagai solusi mulai dari eSedekah, eBukber, eRezeki, eNgabuburit, hingga eParsel, agar masyarakat dapat tetap menjalani keseharian Ramadan, termasuk untuk dapat bersedekah dan berbagi kebaikan kepada sesama.

    Dia menuturkan rangkaian layanan digital dalam eBadah ini merupakan komitmen perusahaan dalam memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, termasuk di tengah Covid-19 seperti sekarang ini.

    Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin menyampaikan apresiasi untuk membantu umat muslim di Indonesia menjalankan aktivitas dengan lebih mudah selama Ramadan di rumah masing-masing.

    "Kami yakin berbagai kemudahan yang disediakan oleh inisiatif eBadah ini dapat mendorong masyarakat untuk tetap khusyuk menjalani ibadah Ramadan di rumah, sejalan dengan imbauan pemerintah melalui Surat Edaran Menteri Agama No. 6/2020 mengenai Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri di Tengah Pandemi,” katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).