KM Sumber Arum Tenggelam, Kemenhub Evakuasi Korban

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah kapal kargo Elpida ditenggelamkan untuk membuat terumbu buatan di dekat pantai Larnaca, Siprus, 7 Desember 2019. Dengan terumbu karang yang dalam ancaman akibat perubahan iklim, proyek ini diharapkan mengembalikan kehidupan laut. REUTERS/Marinos Meletiou

    Sebuah kapal kargo Elpida ditenggelamkan untuk membuat terumbu buatan di dekat pantai Larnaca, Siprus, 7 Desember 2019. Dengan terumbu karang yang dalam ancaman akibat perubahan iklim, proyek ini diharapkan mengembalikan kehidupan laut. REUTERS/Marinos Meletiou

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan atau Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengerahkan Kapal Patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) milik Pangkalan PLP Tanjung Perak Surabaya yaitu Kapal Patroli KN. Chundamani-P.116 menuju lokasi tenggelamnya kapal. Hal itu dilakukan setelah Kapal KM. Sumber Arum yang membawa muatan kayu dilaporkan tenggelam di perairan Taboneo Banjarmasin.

    “Berdasarkan laporan yang diterima, kami segera merespon cepat dan memimpin proses kegiatan operasi SAR menuju titik evakuasi korban dengan mengirimkan Kapal Patroli KN. Chundamani-P.116 yang langsung dipimpin oleh Komandan Kapal Capt. Eko Hadi Suyanto,” ujar Kepala Pangkalan PLP Tanjung Perak Mulyadi dalam keterangan tertulis, Ahad 26 April 2020.

    Ia menjelaskan Kapal KM. Sumber Arum bertolak dari Cekatan Kab. Pulau Pisang Kalimantan Tengah menuju Pamekasan Madura. Berdasarkan keterangan dari Nakhoda dan ABK kapal, musibah itu bermula ketika sekitar pukul 02.00 waktu setempat, kapal KM. Sumber Arum menabrak kayu balok dalam pelayarannya, sehingga bagian haluan mengalami kebocoran dan air masuk kedalam kapal, tidak lama berselang kapal pun tenggelam.

    “Tepat pukul 09.00,kapal KN.Chundamani-P.116 menuju lokasi kejadian. Lalu Capt. Eko mengintruksikan peran Sea Rider yang digunakan untuk mencari dan melokalisir lokasi,” kata dia.

    ADVERTISEMENT

    Lebih lanjut, Mulyadi mengungkapkan bahwa kapal yang membawa muatan kayu gelam sebanyak 85 m2 tersebut membawa 6 awak kapal. Mereka bertahan menggunakan rakit dari kayu bambu yang ada terombang-ambing di perairan tersebut pada titik koordinat 03°54' 145" S /112°42'391" E TB. Atantic 10 yang melintas memberikan pertolongan.

    Mulyadi mengatakan dibantu KN. Chundamani-P.116 akhirnya didapatkan TB. Atantic 10 yang menjadi penampungan korban KM. Sumber Arum tersebut. Selanjutnya seluruh korban kapal tenggelam itu dinyatakan selamat dan langsung dilakukan pengecekan suhu badan serta serangkaian protokol kesehatan sebelum diangkut dan on board di KN.Chundamani-P.116. KM. Sumber Arum berbobot GT 25, panjang 18 meter, mesin 6 cilinder D14 dengan kapasitas BBM 10 drum (pulang-pergi).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...