Ini Saran Susi Pudjiastuti untuk Penanganan Corona di Indonesia

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat acara diskusi

    Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat acara diskusi "Ngopi Bareng Presiden PKS" di DPP PKS, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Edhy Prabowo dan Susi memiliki pandangan berbeda di beberapa persoalan kelautan dan perikanan, seperti soal ekspor benih lobster hingga sikap terhadap masuknya kapal Cina di perairan Natuna. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memahami bahwa seluruh negara di dunia baru pertama kali ini menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19. Oleh karena itu, ia pun memahami jika dalam penanganan saat ini masih banyak kekurangan.

    Tapi satu yang pasti, Susi menyarankan kepada pemerintah untuk memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai situasi pandemi ini. "Hanya memang sangat penting adalah koordinasi yang baik, kepastian sangat penting supaya masyarakat tidak bingung," kata dia saat diskusi virtual bersama Opini.id, Jumat 24 April 2020.

    Kemudian dia meminta pemerintah untuk memberikan arahan  secara langsung dan jelas. Hal ini supaya masyarakat tak berspekulasi dan membuat lengah, malah hal itu membahayakan ke depannya. "Beritahu mereka apa Covid-19 sebanyak pemerintah bisa tahu dan se-direct yang bisa dibicarakan," ujarnya.

    Selain itu, Susi mengusulkan kepada pemerintah untuk tak ragu dalam menjalankan kebijakan dalam menekan penyebaran Covid-19 ini serta mengedepankan koordinasi dengan pihak terkait. Jika mengalami keraguan, kata Susi, hal itu malah akan membuat kerancuan dan kesusahan di masyarakat.

    Menurut Susi, tak ada kebijakan yang serta merta dapat langsung menyetop penyebaran dari virus corona. Hal itu harus dijalankan secara bersama-sama dengan penuh kedisiplinan agar tujuan tersebut tercapai.  "Saya berharap mulai hari ini tidak saling menyalahkan. Kita tahu penularan tidak kita setop begitu saja," tuturnya.

    Untuk wilayah yang sudah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Susi menekankan kepada pemerintah daerahnya agar memperhatikan kecukupan kebutuhan pokoknya, jangan sampai ada masyarakat yang kelaparan.

    Selanjutnya Susi meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mematuhi aturan pemerintah dalam menekan penyebaran virus corona. "Kalau bisa jangan mudik, jangan pulang kampung, sampai 1-2 bulan situasi membaik seperti situasi sedia kala. Berpikir positif, makan sehat, olahraga, ibadah puasa kita lakukan untuk mendamaikan membersihkan hati pikiran semua energi kita menjadi energi yg bisa bangun yang lebih baik," ujar dia.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.