Jokowi Larang Mudik, Luhut: Tak Boleh Keluar Masuk Jabodetabek

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang bersiap menaiki bus AKAP di terminal bayangan Pondok Pinang, Jakarta, Jumat 3 April 2020. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunda mudik atau pulang kampung pada Lebaran mendatang sebagai salah satu langkah membatasi penyebaran wabah COVID-19. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    Calon penumpang bersiap menaiki bus AKAP di terminal bayangan Pondok Pinang, Jakarta, Jumat 3 April 2020. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunda mudik atau pulang kampung pada Lebaran mendatang sebagai salah satu langkah membatasi penyebaran wabah COVID-19. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebijakan pemerintah menelurkan larangan mudik di tengah pandemi Covid-19 berimbas pada lalu lintas orang keluar dan masuk wilayah Jabodetabek dan wilayah dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) serta wilayah zona merah virus corona. "Larangan mudik nantinya tidak boleh lalu lintas orang keluar dan masuk dari dan ke wilayah khusus Jabodetabek. Namun, logistik masih dibenarkan," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan dalam telekonferensi usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Selasa, 21 April 2020.

    Untuk itu, Luhut memastikan tak ada penutupan jalan tol meski pemerintah melarang mudik. Jalan tol hanya dibatasi lalu lintasnya. "Kami bersama dengan seluruh jajaran Kemenhub, Polri, TNI dan kementerian/lembaga terkait akan segera melakukan langkah-langkah persiapan teknis operasional di lapangan, termasuk memastikan arus logistik agar jangan sampai terhambat. Tol tidak akan pernah ditutup, tapi dibatasi," kata Luhut.

    Luhut menyebut, larangan mudik ini akan berlaku efektif pada Jumat, 24 April 2020. Namun, sanksi-sanksi yang menyertainya berlaku efektif pada 7 Mei 2020. 

    Keputusan ini menindaklanjuti hasil rapat terbatas pagi ini. Larangan mudik yang awalnya berlaku bagi TNI-Polri dan ASN, kini diberlakukan untuk masyarakat umum juga.

    Hal ini, dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Data terakhir menunjukkan kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 6.760. "Pada hari ini, saya mengambil keputusan besar. Dalam rapat hari ini saya sampaikan bahwa mudik semuanya akan kita larang. Oleh karena itu, persiapan mengenai semua ini harap dipersiapkan," ujar Presiden Jokowi via telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 21 April 2020.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.