Menteri Pertanian Pastikan Stok Pangan Aman Menjelang Ramadan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat meninjau ketersediaan stok bahan pokok.

    Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat meninjau ketersediaan stok bahan pokok.

    TEMPO.CO, Gowa -Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) memastikan ketersediaan kebutuhan pangan di tengah pandemi Covid-19 tetap aman hingga Ramadan 1441 Hijriah.

    "Ketersediaan pangan di Indonesia tetap aman, meskipun sekarang ini lagi pandemi Covid-19. Untuk saat ini hingga bulan puasa Ramadan masih tetap aman," ujar Syahrul Yasin Limpo di Gowa, Selasa, 21 April 2020.

    Ia mengatakan produktivitas pangan seperti padi dan komoditas lainnya juga mencukupi secara nasional. Apalagi yang dihasilkan dari Kabupaten Gowa lebih dari cukup.

    Mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode itu menyatakan produktivitas pangan di Kabupaten Gowa dan Sulawesi Selatan secara umum mampu membantu kebutuhan nasional karena provinsi ini selalu menjadi lumbung beras.

    Syahrul menyatakan proses panen beras di Kabupaten Gowa masih akan dilakukan hingga beberapa bulan ke depan. Termasuk pada produksi jagung yang telah siap dikirim hingga ke Cirebon, Sumatera, Medan dan lainnya.

    Menurut Syahrul, di saat pandemi Covid-19 ini memang banyak hal yang perlu dipersiapkan karena bukan hanya pada persoalan orientasi medis atau masalah kesehatan tetapi juga berdampak pada ekonomi dan ketersediaan pangan.

    "Makanya saya masih harus turun untuk memberikan dukungan agar petani makin kuat menjaga alur-alur ketersediaan pangan, begitu pun di Kabupaten Gowa. Alhamdulillah ketersediaan pangan di sini ternyata cukup bagus," katanya.

    Kementerian Pertanian pun akan memastikan stabilitas harga pada beberapa komoditas tidak mengalami penurunan di tengah pandemi ini. Misalnya jagung, harga di petani tidak boleh turun. Begitupun pada pasar yang ada, harus dikuatkan antara ketersediaan dan kebutuhan dengan demikian stabilisasi harga bisa dilakukan.

    "Kita harus mengawasi termasuk di setiap pemerintah daerah agar harga komoditas yang diproduksi para petani tidak turun dari harga yang telah ditetapkan pemerintah," ujarnya.

    Begitu pun untuk stabilitas harga diharapkan pemerintah di setiap daerah memiliki tanggung jawab dengan melihat kondisi ketersediaan yang cukup hingga lebaran. Secara nasional stok pangan dipastikan aman mulai dari beras, gula, minyak goreng, daging tersedia.

    Agar harga tidak mengalami lonjakan dari biasanya, Syahrul berharap masyarakat tidak ada yang panik berbelanja. Begitu pun ditingkat distributor tidak bermain harga, apalagi di tengah pandemi ini.

    "Jika kedua hal ini dilakukan maka kita optimistis ketersediaan pangan kita akan aman menjelang Ramadhan hingga lebaran dan ini akan mampu menunjang kebutuhan masyarakat," kata mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.