Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang II Ditunda Jadi Besok

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyimak pertanyaan wartawan saat memberikan keterangan  terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyimak pertanyaan wartawan saat memberikan keterangan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendaftaran peserta Kartu Prakerja gelombang II ditunda menjadi Selasa, 21 April 2020. Sedianya pendaftaran itu dibuka pada pagi hari ini, Senin, 20 April 2020.

    "Gelombang kedua dimulai besok karena kami fokus kepada gelombang pertama untuk melakukan langkah-langkah ekstra verifikasi," ujar Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky dalam konferensi video, Senin, 20 April 2020.

    Seperti pada gelombang pertama, penerima Kartu Prakerja gelombang kedua ditargetkan berjumlah 200 ribu orang. Panji mengatakan penyelenggara masih mengevaluasi sistem dan kesiapan operasional maupun mitra untuk kenaikan volume. Ke depannya, dengan adanya kebutuhan agar penyaluran bantuan lebih cepat, penyelenggara membuka peluang untuk menambah jumlah penerima di setiap gelombang.

    Di saat yang sama, pemerintah menunda pengumuman penerima Kartu Prakerja gelombang pertama. Alasannya, hingga saat ini penyelenggara masih memroses data dan alokasi dana untuk para calon penerima. Pengumuman akan dilakukan pada Selasa pagi, 21 April 2020.

    "Kami mengambil langkah ekstra untuk memverifikasi identitas supaya bantuan benar-benar diterima oleh orang yang bersangkutan," ujar dia. Verifikasi dilakukan bersama kementerian dan lembaga, serta mitra pembayaran resmi guna memastikan akun yang didaftarkan sesuai dengan nomor induk kependudukan pendaftar.

    Sebelumnya, pemerintah dijadwalkan mengumumkan peserta Kartu Prakerja yang diterima pada gelombang pertama pendaftaran pada Jumat, 17 April 2020. “Untuk tahap pertama ini setidaknya bergabung 200 ribu peserta,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis, Kamis, 16 April 2020.

    Peserta yang diterima dalam program Kartu Prakerja gelombang pertama bisa langsung menggunakan bantuan pelatihan di hari yang sama. Mereka bisa langsung membeli program pelatihan yang diinginkan di delapan mitra platform digital Kartu Prakerja. Pembayaran program bisa dilakukan menggunakan Kartu Prakerja, dengan kode unik 16 angka.

    Kata Airlangga, apabila pendaftar belum diterima pada gelombang pertama, calon peserta dapat bergabung di gelombang pendaftaran selanjutnya dan tidak perlu mengulang proses pendaftaran dari awal. "Tinggal pilih nanti mau bergabung di gelombang berapa," tutur dia.

    Setiap penerima Kartu Prakerja mendapatkan paket manfaat total senilai Rp 3.550.000, yang terdiri dari bantuan biaya pelatihan sebesar Rp 1.000.000 yang dapat dipergunakan untuk membeli satu atau lebih pelatihan di mitra platform digital. Insentif tersebut akan ditransfer ke rekening bank atau e-wallet LinkAja, Ovo atau GoPay milik peserta.

    Insentif tersebut terdiri dari dua bagian. Pertama, insentif pasca penuntasan pelatihan pertama sebesar Rp 2.400.000, terdiri dari Rp 600 ribu per bulan. Kedua, ada insentif pasca pengisian, yaitu survei evaluasi sebesar Rp 50 ribu per surveinya. Ada 3 survei sehingga totalnya Rp 150 ribu.

    Airlangga menegaskan peserta dapat mengambil pelatihan selanjutnya jika sudah menuntaskan pelatihan yang pertama. Selain itu, pelatihan akan hangus apabila dalam waktu 30 hari sejak ditetapkan sebagai penerima peserta belum menggunakan Kartu Prakerja untuk pelatihan yang pertama.

    Sisa bantuan biaya pelatihan yang pertama, dapat digunakan untuk pelatihan kedua atau ketiga hingga 31 Desember 2020. “Kesempatan ini silakan dioptimalkan dan kita harus tetap optimis dengan kegiatan yang produktif termasuk dengan mengambil pelatihan dalam Program Kartu Prakerja ini,” ujar Airlangga.

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.