7 Penerbangan Kena Dampak Pemangkasan Jam Operasi Bandara Juanda

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Malaysia menjalani Rapid Test saat tiba di kedatangan Internasional Terminal 2 Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa 7 April 2020. Sebanyak 156 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia yang pulang ke Jawa Timur menjalani rapid test untuk pencegahan penyebaran corona virus atau COVID-19. ANTARA FOTO/Umarul Faruq

    Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Malaysia menjalani Rapid Test saat tiba di kedatangan Internasional Terminal 2 Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa 7 April 2020. Sebanyak 156 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia yang pulang ke Jawa Timur menjalani rapid test untuk pencegahan penyebaran corona virus atau COVID-19. ANTARA FOTO/Umarul Faruq

    TEMPO.CO, Jakarta - Bandara Internasional Juanda Surabaya  memangkas waktu operasional selama dua jam dari sebelumnya pukul 05.00 WIB sampai 23.00 WIB menjadi pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB. Pemangkasan jam operasional Bandara Juanda dilakukan sebagai antisipasi penyebaran virus corona Covid-19.

    "Terkait pembatasan jam operasional, terdapat tujuh penerbangan yang terdampak karena tiba atau berangkat di atas pukul 21.00 WIB," kata General Manager Bandar Udara Internasional Juanda Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo dalam keterangan tertulis di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin, 20 April 2020.

    Menurut Heru, pembatasan waktu operasional itu berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

    Ia mengatakan, tujuh penerbangan yang terkena dampak adalah dua penerbangan tujuan Makassar yang dilayani maskapai Lion Air dan Batik Air, satu penerbangan tujuan Balikpapan yang dilayani maskapai Sriwijaya Air dan empat penerbangan dari Jakarta yang dilayani maskapai Garuda Indonesia, Sriwijaya Air dan Citilink.

    "Kendati terjadi perubahan jam operasional, kami telah mengoordinasikan hal tersebut dengan pihak maskapai, Otoritas Bandara, dan Perum LPPNPI selaku pemandu dan pengatur lalu lintas udara," katanya.

    Pengelola Bandara Juanda juga telah menyosialisasikan perubahan ini kepada maskapai pada 17 April 2020 supaya dapat dilakukan retimed flight sehingga saat pelaksanaannya proses alur penumpang yang berangkat ataupun datang tidak terhambat.

    "Kami mengimbau kepada para calon penumpang baik yang akan terbang maupun tiba di Bandar Juanda untuk mengecek kembali jadwal penerbangan yang akan diberlakukan sejak 22 April 2020," katanya.

    Ia juga meminta kepada para calon penumpang yang melakukan penerbangan di atas pukul 21.00 WIB untuk memastikan kembali jadwal penerbangannya supaya tidak terjadi kesalahan jam terbang.

    "Untuk informasi lebih lanjut, para penumpang juga dapat menghubungi maskapai masing-masing," katanya.

    Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo Jawa Timur juga mengalihkan sementara seluruh penerbangan domestik ke Terminal 1 sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.