Corona, Penerbangan Domestik di Terminal 2 Bandara Juanda Pindah

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) kepada penumpang untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona di terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 22 Januari 2020. ANTARA

    Petugas melakukan pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) kepada penumpang untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona di terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 22 Januari 2020. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Juanda Surabaya memindahkan sementara operasional penerbangan domestik dari Terminal 2 (T2) ke Terminal 1 (T1) Bandara Juanda terhitung mulai Rabu 22 April 2020 pekan depan. "Pemindahan sementara ini merupakan upaya lanjutan untuk mencegah penyebaran Covid-19 sekaligus upaya efisiensi di tengah menurunnya trafik penumpang akibat pandemi corona," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dalam keterangan tertulis, Ahad, 19 April 2020.

    Selain upaya meredam Corona, pemindahan operasional ini juga diambil untuk mengoptimalkan penggunaan Terminal 1 sekaligus efisiensi kegiatan operasional Terminal 2 di tengah menurunnya trafik penumpang akibat pandemi Covid-19Penerbangan domestik yang akan dipindahkan sementara dari T2 ke T1 Bandara Juanda Surabaya yaitu penerbangan domestik yang dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia dan AirAsia. Dengan kepindahan ini, artinya seluruh penerbangan domestik dari dan ke Bandara Juanda akan dilayani di Terminal 1.

    Sementara untuk penerbangan internasional, walaupun mayoritas maskapai telah menghentikan operasi, namun tetap dilayani di T2. Khususnya bagi penerbangan yang melayani kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) akibat berhenti beroperasinya perusahaan tempat mereka bekerja di negara perantauan.

    Adapun penerbangan domestik Garuda Indonesia yang dipindahkan dari T2 ke T1 Bandara Juanda yaitu penerbangan dengan rute dari dan menuju Jakarta, Semarang, Lombok, Denpasar, Kupang, Makassar, dan Bandung. Setiap harinya, jumlah penerbangan tersebut adalah sekitar 9-20 penerbangan, keberangkatan dan kedatangan, bergantung pada tingkat keterisian pesawat. Sedangkan AirAsia Indonesia sejak 1 April 2020 telah menghentikan sementara layanan penerbangan yang akan dilakukan hingga Mei.

    "Perpindahan sementara ini rencananya akan dilakukan hingga September. Jika kondisi penerbangan sudah kembali bergeliat, maka penerbangan domestik maskapai Garuda Indonesia dan AirAsia akan kembali ke T2," tutur Faik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.