SKK Migas: 2020, Chevron Lanjutkan Bor 11 Sumur di Blok Rokan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chevron. indonesia.chevron.com

    Chevron. indonesia.chevron.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyebut PT Chevron Pasific Indonesia akan melanjutkan investasi di Blok Rokan dengan mengebor 11 sumur tahun ini.  

    Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman mengatakan bahwa opsi yang ditentukan untuk peralihan Blok Rokan adalah dengan business to goverment. Dengan kata lain, PT Pertamina (Persero) tidak akan masuk ke Blok Rokan pada tahun ini.

    Dia menyebutkan bahwa pihak CPI akan meneruskan investasi di Blok Rokan berupa pemeliharan dan workover, dan penambahan sumur baru dengan investasi awal yang akan dikucurkan senilai US$11 juta dengan estimasi kenaikan produksi sebesar 3.000 barel per hari.

    “Maka opsinya CPI masih melakukan investasi di 2020 hingga 2021,” katanya dalam paparannya, Kamis 16 April 2020.

    Lebih lanjut, pada 2021, Fatar mengatakan Pertamina akan meneruskan pengeboran sumur Blok Rokan sebanyak 93 sumur baru dan 11 sumur yang dikonversi menjadi sumur produksi yang ditotal menelan biaya investasi senilai US$152 juta.

    Dengan pengeboran tersebut, pada 2021 produksi Blok Rokan diproyeksikan bakal meningkat hingga 9.000 barel per hari. Untuk itu, Pertamina diharapkan untuk meningkatkan jumlah rig yang dimiliki hingga 13 unit rig pada Agustus 2021.

    “Apakah itu cukup menahan decline? itu sudah cukup membantu penurunan laju produksi di blok Rokan,” ungkapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.