Kerja dari Rumah, Ahok: Lebih Enak Ketimbang di Mako Brimob

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menghadiri peluncuran bukunya dalam acara ngobrol@Tempo di kantor Redaksi Tempo, Palmerah, Jakarta, 17 Februari 2020. Ahok meluncurkan buku yang berjudul

    Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menghadiri peluncuran bukunya dalam acara ngobrol@Tempo di kantor Redaksi Tempo, Palmerah, Jakarta, 17 Februari 2020. Ahok meluncurkan buku yang berjudul "Panggil Saya BTP: Perjalanan Psikologi Ahok Selama di Mako Brimob". TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menceritakan pengalamannya bekerja dari rumah atau work from home di masa pandemi virus Corona. Kisah itu ia bagikan kepada selebritas Luna Maya melalui sebuah panggilan video.

    Lewat YouTube yang diunggah Luna Maya pada Selasa, 14 April 2020, Ahok berseloroh bahwa kerja dari rumah lebih menyenangkan ketimbang mesti dikurung di Mako Brimob. "Bersyukur juga lah, orang pada tanya dikurung di rumah, kerjanya gimana. Kayaknya ini lebih enak daripada di Mako Brimob, sih," kata Ahok sembari berkelakar.

    Ahok sebelumnya pernah menjadi tahanan di Rutan Mako Brimob Depok karena vonis penistaan agama. Ia menjalani masa kurungan hampir 2 tahun dan dinyatakan bebas pada Januari 2019.

    Di masa pandemi virus corona, Ahok mengakui seolah-olah dirinya memang terkurung lantaran tak bisa ke mana-mana. Rapat pun ia ikuti dari rumah menggunakan teknologi video konferensi. Namun, Ahok mengatakan peristiwa ini mengajarkan banyak hal. "Kita mulai biasakan kerja dengan teknologi. Kita harus terima dunia harus berubah lebih efisien," ujarnya.

    Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun menyatakan telah menerapkan teknologi rapat melalui fitur virtual ini dengan ribuan pekerja Pertamina. Bahkan, rapat berkonsep town hall meeting itu juga bisa dijangkau oleh pekerja-pekerja perusahaan minyak negara di luar negeri.

    Ke depan, dengan adanya fenomena ini, Ahok berpikir bahwa orang-orang mulai harus mendesain rumahnya senyaman mungkin. "Karena kita akan malas keluar kalau lihat situasi," ucapnya.

    Di sisi lain, Ahok menyatakan pengalaman bekerja dari rumah membuatnya lebih berfokus mengawasi perkembangan anak bungsunya, yaitu Yosafat Abimanyu Purnama, yang masih berusia tiga bulan. Dia mengaku senang lantaran saban hari dapat melihat anak hasil pernikahannya dengan Puput Nastiti Devi itu dengan saksama. "Saya lihat anak tiba-tiba bisa narik-barik baju, bisa belajar ngomong," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).