Jokowi Ingin Pekerja di Industri Pariwisata Segera Dapat Bansos

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saat mengikuti KTT ASEAN Plus Three secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa, 14 April 2020. ANTARA/Biro Pers - Lukas

    Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saat mengikuti KTT ASEAN Plus Three secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa, 14 April 2020. ANTARA/Biro Pers - Lukas

    TEMPO.CO, Jakarta - Presdien Joko Widodo meminta agar program jaring perlindungan sosial bisa diterapkan bagi pelaku usaha di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Jokowi mengatakan Wabah Virus Corona saat ini berdampak sangat buruk bagi mereka.

    "Program perlindungan sosial bagi pekerja yang bekerja di sektor pariwisata betul-betul harus dipastikan ada, dan sampai pada sasaran," kata Jokowi saat membuka ratas mitigasi Covid-19 di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, Kamis, 16 April 2020 lewat video conference.

    Ia mengatakan berbagai bisnis di dunia pariwisata seperti hotel, restoran, hingga yang menyangkut rakyat yaitu barang-barang kerajianan yang dijajakan di lokasi, mengalami anjlok pendapatan. Imbauan pemerintah agar masyarakat beraktivitas di rumah dan pembatasan transportasi massa, membuat bisnis mereka mati. Masyarakat pun takut untuk berwisata karena khawatir terpapar wabah.

    Jokowi juga meminta agar realokasi anggaran yang ada dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif harus diarahkan ke semacam program padat karya. Program ini ditujukan bagi pekerja-pekerja yang bergerak di bidang pariwisata.

    Selain itu, Jokowi juga meminta agar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Whisnutama Kusubandio, menyiapkan stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

    "Ini harus betul-betul dilakukan agar mereka bisa bertahan dan tidak melakukan PHK secara besar-besaran," kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.