Erick Thohir Ganti Slogan Kementerian BUMN Warisan Rini Soemarno

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Juliari Batubara (kiri) menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis kepada Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa 7 APril 2020. Kementerian Sosial memberikan bantuan sebanyak 20 ribu pakaian APD kepada Kementerian BUMN guna membantu tenaga medis dalam penanganan COVID-19. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

    Menteri Sosial Juliari Batubara (kiri) menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis kepada Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa 7 APril 2020. Kementerian Sosial memberikan bantuan sebanyak 20 ribu pakaian APD kepada Kementerian BUMN guna membantu tenaga medis dalam penanganan COVID-19. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

    Tempo.Co, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memimpin perayaan ulang tahun ke-22 kementeriannya secara sederhana pada Senin, 13 April 2020. Dalam momentum perayaan berisi potong tumpeng yang disiarkan langsung melalui akun media sosial, Erick Thohir mengumumkan adanya perubahan slogan atau tagline kementerian.

    "Saya hari ini mengubah tagline (Kementerian) BUMN menjadi BUMN untuk Indonesia," ujar Erick Thohir  seperti ditayangkan dalam akun Instagram Kementerian BUMN, Senin siang.

    Sebelumnya, Kementerian BUMN memiliki slogan BUMN Hadir untuk Negeri. Slogan tersebut warisan Menteri BUMN terdahulu, Rini Soemarno, yang diresmikan pada 2015.

    Erick Thohir mengatakan slogan anyar ini memiliki makna agar BUMN bermanfaat bagi bangsa untuk cakupan yang lebih luas. Ia juga berharap, dengan adanya semangat baru, perusahaan-perusahaan pelat merah akan semakin mendunia.

    Lebih lanjut, menurut Erick Thohir, perayaan ulang tahun Kementerian BUMN yang berlangsung di tengah pandemi virus corona ini telah memberikan pelajaran tentang banyak hal. Utamanya terkait supply chain atau rantai pasokan yang terganggu.

    Pada masa mendatang, seusai pandemi  ini berakhir, Erick menyatakan Indonesia tak dapat lagi terlampau bergantung kepada negara lain. Namun, ia mengimbuhkan, bukan berarti Indonesia berada dalam posisi anti-asing.

    Dalam momentum tersebut, Erick Thohir juga mengingatkan anak buahnya untuk terus bekerja berdasarkan akhlak. "Akhlak itu memiliki makna, yaitu A amanah, K kompetensi, H harmonis, L loyalitas, A adaptif, dan K kolaborasi," ujarnya.

    Erick Thohir berpesan agar Kementerian BUMN pada usianya yang lebih dewasa dapat bekerja lebih baik. Ia meminta, kementerian pun tak lagi terjebak birokrasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.