Tak Hanya untuk Ojol, Jokowi Rincikan Penerima Bansos Corona

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota TNI-Polri memberikan bantuan sembako kepada warga saat bakti sosial di Desa Guntur, Temanggung, Jawa Tengah, Kamis 9 April 2020. Kegiatan bagi-bagi sembako untuk meringankan beban masyarakat terdampak COVID-19 sekaligus sebagai bentuk kerja sama TNI-Polri dalam penanggulangan COVID-19. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

    Anggota TNI-Polri memberikan bantuan sembako kepada warga saat bakti sosial di Desa Guntur, Temanggung, Jawa Tengah, Kamis 9 April 2020. Kegiatan bagi-bagi sembako untuk meringankan beban masyarakat terdampak COVID-19 sekaligus sebagai bentuk kerja sama TNI-Polri dalam penanggulangan COVID-19. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memastikan bahwa semua pihak tanpa kecuali, turut merasakan dampak dari pandemi virus Corona atau Covid-19. Menurut Jokowi, semua pihak terkena dampaknya, tidak terkecuali pengusaha, pegawai, pekerja pabrik, sopir taksi, sopir bus, sopir truk, kernet, pengemudi ojek, petugas parkir, para pengrajin, pedagang kecil, pelaku usaha mikro, dan masih banyak lagi.

    "Untuk mengurangi dampak itulah, pemerintah berupaya menjaga pemenuhan kebutuhan pokok dan meningkatkan daya beli masyarakat di lapisan bawah," kata Jokowi melalui akun Instagramnya, Jumat, 10 April 2020.

    Bantuan sosial atau bansos untuk menangkis dampak pandemi corona itu tidak diberikan untuk pengemudi ojek online atau ojol saja. Jokowi merinci, bansos diberikan melalui Program Keluarga Harapan, Kartu Sembako, Kartu Prakerja, pembebasan dan keringanan tarif listrik, dan sebagainya, yang telah disampaikan.

    Minggu ini, menurut Jokowi, pemerintah memutuskan beberapa kebijakan baru, yaitu bantuan khusus bahan pokok dari pemerintah pusat kepada 2,6 juta jiwa (1,2 juta kepala keluarga) warga DKI Jakarta dan 1,6 juta jiwa (576 ribu kepala keluarga) warga di wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

    Bantuan tersebut masing-masing sebesar Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan. "Mengapa ada bantuan khusus untuk Jabodetabek? Kita berikan ini agar warga mengurungkan niatnya untuk mudik, sebagai ikhtiar memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Jokowi.

    Untuk masyarakat di luar Jabodetabek, juga akan diberikan bantuan sosial tunai kepada sembilan juta kepala keluarga. Mereka adalah keluarga yang tidak menerima bansos PKH maupun bansos sembako, dan diberikan bantuan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.