Protokol Corona, Pelaku Illegal Fishing Jalani Screening di Batam

Editor

Rahma Tri

Sejumlah nelayan kapal pencuri ikan berbendera Vietnam berbaris saat dihadirkan dalam rilis ungkap kasus di di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak di Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis, 9 Januari 2020. Kementerian Kelautan dan Perikanan berhasil menangkap tiga kapal pencuri ikan berbendera Vietnam beserta 36 ABK di Laut Natuna Utara. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan secara ketat menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 atau corona dalam penanganan awak kapal illegal fishing yang ditangkap di Laut Natuna Utara. Sebanyak 22 awak kapal berkewarganegaraan Vietnam tersebut menjalani serangkaian screening pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Batam pada Jumat, 10 April 2020.

”Kami berpedoman pada protokol Covid-19 yang sudah ditetapkan Pemerintah. Kami telah bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Batam untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 22 awak kapal berkewarganegaraan Vietnam”, kata Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP, Tb Haeru Rahayu dalam keterangan tertulis, Jumat malam.

Haeru menjelaskan, pemeriksaan kesehatan itu penting dilakukan sebagai upaya pencegahan dan prinsip kehati-hatian agar proses penegakan hukum yang akan dilakukan oleh KKP tidak membawa implikasi dan permasalahan baru terkait dengan penyebaran virus corona.

”Ada dua hal yang penting kenapa harus dilakukan pemeriksaan kesehatan. Pertama, kami ingin memastikan bahwa tidak ada risiko terkait dengan penyebaran Covid-19 dalam proses penegakan hukum yang akan dilakukan oleh PPNS Perikanan. Kami harus menjamin dan melindungi aparat kami yang bertugas. Kedua, tentu sebagai coastal state, kita tidak mengabaikan isu pandemi Covid-19, termasuk terhadap para pelaku illegal fishing," ujarnya.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Pangkalan PSDKP Batam, Salman Mokoginta menyampaikan bahwa serangkaian pemeriksaan kesehatan terhadap 22 awak kapal pencuri ikan sebagai screening awal telah dilakukan. Dalam hal ini pihaknya bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam.

”Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam telah melakukan pemeriksaan meliputi pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah, pernapasan, denyut nadi dan tenggorokan secara fisik”, ujar Salman.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, 22 awak kapal pencuri ikan tersebut dinyatakan dalam kondisi sehat dan tidak ada indikasi terpapar virus corona. Namun demikian, Salman memastikan bahwa karantina mandiri selama 14 hari akan tetap dilanjutkan sebagai upaya preventif.

”Karantina mandiri akan kita terapkan, 7 hari ini sudah berjalan dan akan kami lanjutkan sampai 14 hari ke depan sebagai langkah preventif sebelum dilakukan proses hukum lebih lanjut”, tutup Salman.

Untuk diketahui, ke-22 awak kapal berkewarganegaraan Vietnam tersebut merupakan awak kapal pencuri ikan berbendera Vietnam. Kedua kapal itu ditangkap oleh Kapal Pengawas Perikanan Orca 03 pada Jumat 3 April 2020 lalu di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) 711-Laut Natuna Utara.

 






Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

21 jam lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

1 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Trenggono Paparkan 5 Program Ekonomi Biru ke Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan

7 hari lalu

Trenggono Paparkan 5 Program Ekonomi Biru ke Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengonsolidasikan 5 program ekonomi biru bersama para pimpinan perguruan tinggi perikanan dan kelautan seluruh Indonesia.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

8 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Kapal Penjaga Pantai Cina Masuk Natuna Perairan ZEE Indonesia, Diduga Sempat Intimidasi Nelayan

13 hari lalu

Kapal Penjaga Pantai Cina Masuk Natuna Perairan ZEE Indonesia, Diduga Sempat Intimidasi Nelayan

Kapal penjaga pantai Cina kembali kedapatan masuk perairan Natuna bagian Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, pada 8 September 2022.


Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

15 hari lalu

Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

Selandia Baru menghapuskan aturan ketat yang mewajibkan suntik vaksin virus corona dan menggunakan masker.


Gandeng KEHATI, KKP Kelola Mangrove dan Kawasan Konservasi

17 hari lalu

Gandeng KEHATI, KKP Kelola Mangrove dan Kawasan Konservasi

KEHATI mendukung pemanfaatannya untuk penguatan ekowisata dan pusat pembelajaran mangrove.


Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

17 hari lalu

Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

Kim Jong Un akan memulai vaksinasi Covid-19 di Korea Utara. Dia khawatir jumlah kasus Corona naik karena musim dingin.


Tiga Strategi Ekonomi Biru Disampaikan KKP di Forum G20

22 hari lalu

Tiga Strategi Ekonomi Biru Disampaikan KKP di Forum G20

Sampah plastik laut menimbulkan risiko yang cukup besar bagi lautan.


Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

24 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

Rusia mencatat pada Sabtu, 3 Agustus 2022, ada lebih dari 50 ribu kasus baru Covid-19 atau tertinggi dalam enam bulan