Said Didu Tak Minta Maaf, Luhut Lanjutkan ke Jalur Hukum

Said Didu dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. TEMPO/Egi Adyatama/Dinul Mubarok

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berencana menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan polemiknya dengan mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Said Didu. Sebelumnya, Said dalam tayangan YouTube pribadinya diduga telah menuding Luhut untuk beberapa hal terkait proyek pembangunan ibu kota negara.

"Pak Luhut sudah membaca surat dari Pak Said Didu. Beliau tidak berkomentar apa-apa dan saya tanyakan apakah akan dilanjutkan proses hukumnya, jawabannya iya," ujar Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi, kepada Tempo, Kamis, 9 April 2020.

Jodi menerangkan, Luhut sebelumnya telah meminta Said untuk menyampaikan permohonan maafnya secara resmi kepada publik dalam waktu 2x24 jam. Hal itu, kata dia, sekaligus menunjukkan bahwa Luhut tak anti-kritik.

Namun, alih-alih digubris, permintaan permohonan maaf Luhut itu malah dibalas dengan surat yang berisi penjelasan soal kritik Said. Jodi mengatakan Luhut tak banyak berkomentar soal surat yang dikirimkan Said tersebut.

"Seperti biasa, Pak Luhut fokus saja dengan beban kerja dan tanggung jawab di depan, termasuk soal Covid-19," ucapnya.

Sementara itu, terkait upaya hukum yang akan ditempuh, Jodi mengatakan Luhut telah menyerahkannya kepada tim khusus. "Ada tim yang menangani proses hukumnya," ucapnya.

Dikonfirmasi soal rencana Luhut tersebut, Said belum memberikan responsnya. Pesan yang dikirimkan Tempo pun belum dibalas hingga berita ini diturunkan.

Adapun Said Didu sebelumnya mengunggah akun wawancara bersama Hersubeno Arief, seorang konsultan media dan politik. Dalam percakapan wawancara berdurasi 22 menit itu, Said dan Hersubeno membahas pelbagai hal yang menjadi tantangan seluruh dunia dalam menghadapi virus Corona.

Dalam video tersebut, Said menyoroti soal isu persiapan pemindahan ibu kota negara yang masih terus berjalan di tengah pandemi virus corona. Adapun di video tersebut, Said berpendapat bahwa kebijakan pemerintah itu tidak memprioritaskan masalah kesejahteraan masyarakat.

Said lalu menyebutkan bahwa Luhut, dalam kebijakan ini, turut berperan. Menurut mantan Sekretaris Kementerian BUMN itu, Luhut mengotot supaya Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak mengganggu dana pembangunan IKN.

Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Luhut, Said mengatakan bahwa pernyataannya dalam video di YouTube merupakan hasil analisisnya terhadap sejumlah kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Said menilai pemerintah terlalu condong menyelamatkan ekonomi ketimbang rakyat.

Said Didu juga menilai Luhut terlalu mengutamakan investasi, walaupun itu merupakan tugas utama purnawirawan tersebut. "Bapak sebagai purnawirawan TNI bahwa dengan jiwa sapta marga, pasti akan memikirkan rakyat, bangsa, dan negara," ujarnya. Adapun pernyataan yang disampaikannnya diklaim jauh dari kepentingan pribadi karena semata-mata sebagai bentuk sikap demokratis, peduli, serta kritis.

EKO WAHYUDI






Wamenkeu Sebut Produk Dalam Negeri Bisa Topang Ekonomi RI di Tengah Ancaman Krisis

3 jam lalu

Wamenkeu Sebut Produk Dalam Negeri Bisa Topang Ekonomi RI di Tengah Ancaman Krisis

Wamenkeu mengatakan penggunaan produk dalam negeri bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.


Luhut: Tahun Depan, Belanja Produk Impor Maksimal 5 Persen

5 jam lalu

Luhut: Tahun Depan, Belanja Produk Impor Maksimal 5 Persen

Luhut yakin pengurangan porsi impor ini dapat meningkatkan belanja produk dalam negeri sehingga memberikan dampak ekonomi yang signifikan.


Terpopuler Bisnis: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024, UMP Jabar Naik 7,88 Persen

18 jam lalu

Terpopuler Bisnis: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024, UMP Jabar Naik 7,88 Persen

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Senin kemarin 28 November 2022, dimulai dari OJK yang resmi memperpanjang restrukturisasi kredit


Terkini Bisnis: Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa, Pro Kontra Program 680 Ribu Rice Cooker

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa, Pro Kontra Program 680 Ribu Rice Cooker

Berita terkini bisnis hingga siang ini dimulai dari Menteri Luhut yang menegaskan proyek smelter nikel terbesar dunia di Pomalaa harus terus berjalan.


Luhut Tegaskan Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa Harus Berjalan Meski RI Kalah di WTO

1 hari lalu

Luhut Tegaskan Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa Harus Berjalan Meski RI Kalah di WTO

Luhut menegaskan proyek smelter nikel oleh PT Vale Indonesia Tbk di Blok Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara harus berjalan.


Terpopuler: BLT BBM Tahap 2 Cair, Tabungan Nasabah BRI Lenyap Rp 10 Juta

1 hari lalu

Terpopuler: BLT BBM Tahap 2 Cair, Tabungan Nasabah BRI Lenyap Rp 10 Juta

Berita terpopuler kemarin diwarnai isu BLT BBM, hilangnya saldo nasabah BRI, sampai Luhut yang bicara perihal kesehatan lingkungan.


Datangi Proyek HPAL di Sulawesi, Luhut Bicara soal Kepentingan dan Kesehatan Lingkungan

2 hari lalu

Datangi Proyek HPAL di Sulawesi, Luhut Bicara soal Kepentingan dan Kesehatan Lingkungan

Luhut mengklaim pemerintah selalu mementingkan kesehatan lingkungan melalui kebijakan-kebijakannya.


Terkini: Tabungan Nasabah BRI Raib, Luhut Kagumi Lanskap Tidore

2 hari lalu

Terkini: Tabungan Nasabah BRI Raib, Luhut Kagumi Lanskap Tidore

Berita tentang tabungan nasabah BRI yang raib, Luhut mengunjungi Sail Tidore 2022, hingga BLT BBM yang bakal cair paling banyak dibaca pada hari ini.


Ke Tidore, Luhut Kirim Pesan ke Istri: Mengapa RI Dikaruniai Alam Seindah Ini?

2 hari lalu

Ke Tidore, Luhut Kirim Pesan ke Istri: Mengapa RI Dikaruniai Alam Seindah Ini?

Luhut menuturkan Maluku Utara merupakan satu dari lima provinsi dengan indeks kebahagiaan tertinggi di Indonesia pada 2021.


Luhut Sebut Sail Tidore Momentum Rebranding Wisata Bahari hingga Dongkrak Ekonomi Daerah

2 hari lalu

Luhut Sebut Sail Tidore Momentum Rebranding Wisata Bahari hingga Dongkrak Ekonomi Daerah

Luhut menuturkan Sail Tidore menjadi kesempatan Indonesia untuk me-rebranding wisata bahari Nusantara pasca-pandemi.