Wishnutama Relokasikan Anggaran Rp 500 M Atasi Dampak Corona

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menparekraf Wishnutama meminta Pemda aktif menyelamatkan industri pariwisata di daerahnya yang terpuruk akibat wabah virus corona. Dok. Kemenparekraf

    Menparekraf Wishnutama meminta Pemda aktif menyelamatkan industri pariwisata di daerahnya yang terpuruk akibat wabah virus corona. Dok. Kemenparekraf

    Tempo.Co, Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah melakukan penyesuaian postur anggaran dalam APBN 2020 untuk penanganan virus corona. Dari hasil penghematan itu, kementerian akan mengalihkan dana sebesar Rp 500 miliar dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan anggaran tersebut bakal dipakai untuk kepentingan pengadaan hotel dan transportasi bagi tenaga medis hingga pemberian bantuan stimulus kepada sektor-sektor terdampak. Saat ini, ia menerangkan, kementeriannya sedang melakukan proses pendataan untuk pemberian stimulus tersebut melalui Pusat Krisis Terintegrasi.

    “Para pelaku parekraf saya minta untuk segera melapor ke Pusat Krisis Terintegrasi sebagai jalur komunikasi dan edukasi bagi masyarakat melalui contact center Covid-19 +628118956767 whatsapp atau email info@kemenparekraf.go.id,” kata Wishnutama dalam keterangannya, Kamis, 9 April 2020.

    Wishnutama juga menyebut, pihaknya terus berupaya mengumpulkan data tenaga kerja, baik dari dinas, asosiasi, industri, asosiasi musikus, produser film, hingga seni pertunjukan dan lainnya. Data tersebut nantinya akan dicek lagi dengan kementerian dan lembaga lain supaya tidak ada duplikasi.

    Adapun nantinya, pihak yang didata akan memperoleh stimulus hingga bantuan kartu prakerja. Ihwal pendataan sektor-sektor terdampak itu, Wishnutama menerangkan pihaknya telah menerima keluhan dari pelbagai pihak.

    "Sebagai contoh dari data yang masuk ke PHRI saat ini terdapat 1.266 hotel yang terpaksa tutup di 31 provinsi. Dari 1.266 hotel baru 844 hotel dan 74.101 karyawan yang terdata," ujarnya.

    Wishnutama mengatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Tenaga Kerja agar data yang dihimpun seragam. Ia berharap nantinya, sebanyak 120 ribu tenaga kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak PHK dan dirumahkan atau pekerja informal yang kehilangan pekerjaan akan mendapatkan bantuan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).