PSBB Jabodetabek Diterapkan, Pemerintah Beri Bantuan Pangan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengemudi Ojek Online saat membawa penumpang melintas di kawasan Harmoni, Jakarta, Selasa, 7 April 2020. Dalam aturan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah disetujui oleh Menteri kesehatan di DKI Jakarta, layanan Ojek Online (Ojol) dilarang mengangkut penumpang dan hanya diperbolehkan mengantar barang dan makanan. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pengemudi Ojek Online saat membawa penumpang melintas di kawasan Harmoni, Jakarta, Selasa, 7 April 2020. Dalam aturan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah disetujui oleh Menteri kesehatan di DKI Jakarta, layanan Ojek Online (Ojol) dilarang mengangkut penumpang dan hanya diperbolehkan mengantar barang dan makanan. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Tempo.Co, Jakarta - Pemerintah bakal membagikan paket bahan pangan atau sembako kepada warga sekitar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi alias Jabodetabek yang dinilai bakal terkena dampak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar. PSBB di DKI Jakarta diterapkan mulai Jumat, 10 April 2020 guna meredam penyebaran Virus Corona alias COVID-19.

    "Untuk mensupport kebijakan PSBB yang sudah di-launching maka daerah sekitar Jabodetabek sedang disiapkan Kemensos (Kementerian Sosial) bersama DKI dan di-support Presiden untuk diberikan bantuan paket pangan yang bentuknya komoditi," ujar Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani dalam konferensi video, Rabu, 8 April 2020.

    Askolani mengatakan keluarga penerima manfaat program ini akan menggunakan basis data Pemerintah Daerah di Jabodetabek. Adapun program tersebut, tutur dia, bersifat tambahan kepada masyarakat yang dinilai terdampak COVID-19. Sehingga, masyarakat yang sebelumnya telah tercatat menerima bantuan dari pelbagai program jaring pengaman sosial bisa mendapat juga sembako ini.

    Komoditas ini, tutur Askolani, sejauh ini masih akan disiapkan melalui kerja sama konsorsium yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sosial. Salah satu perusahaan yang masuk ke dalam konsorsium itu adalah PD Pasar Jaya. Ia menuturkan konsorsium akan menyalurkan bahan pangan antara lain berupa beras, minyak, dan bahan pokok lainnya.

    "Pemberian paket pangan kepada rumah tangga itu nanti frekuensinya bisa dua pekan sekali atau sebulan sekali untuk memenuhi kebutuhan dia," ujar Askolani. Hingga kini, ia mengatakan paket tersebut beserta cara pendistribusiannya sedang difinalisasi oleh Kementerian Sosial bersama dengan konsorsium.

    Di samping bantuan bahan pokok, sebelumnya Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan pemerintah juga bakal menyalurkan bantuan langsung tunai untuk warga sebesar Rp 600 ribu per bulan. Ia mengatakan penerima bantuan ini bukan hanya warga DKI, melainkan warga yang berada di panti sosial di Jakarta hingga pekerja seni.

    Selain untuk menjaga daya beli masyarakat, berbagai bantuan yang digelontorkan pemerintah bisa meredam masyarakat agar tidak mudik. Sebab, dengan Jakarta saat ini dianggap sebagai episentrum corona, pemerintah khawatir adanya perjalanan mudik bisa membuat penyakit menyebar ke kampung halaman.

    CAESAR AKBAR | ROBBY IRFANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.