Imbas Corona, Tesla Mulai PHK dan Pangkas Gaji Karyawan

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tesla Chief Executive Elon Musk, saat memperkalkan truk pick up listrik Cybertruck milik saat diperkenalkan untuk pertama kalinya.Truk listrik Cybertruck diharapkan produksinya akan dimulai sekitar akhir tahun 2021.Tesla/Handout via REUTERS

    Tesla Chief Executive Elon Musk, saat memperkalkan truk pick up listrik Cybertruck milik saat diperkenalkan untuk pertama kalinya.Truk listrik Cybertruck diharapkan produksinya akan dimulai sekitar akhir tahun 2021.Tesla/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Tesla Inc. mengumumkan bahwa mereka akan merumahkan semua pekerja yang bekerja di sektor yang tak terlalu penting. Industri ini juga akan menerapkan pemotongan gaji selama penutupan fasilitas produksi di Amerika Serikat karena pandemi corona baru (COVID-19).

    Tesla berencana untuk melanjutkan kegiatan operasionalnya secara normal pada 4 Mei, kecuali jika ada perubahan signifikan. Demikian keterangan dari penasihat internal Valerie Capers Workman, dilansir Reuters, Rabu 8 April 2020.

    Produsen otomotif ini menghentikan produksi kendaraannya di San Francisco Bay Area dan pabrik tenaga surya di New York pada 24 Maret. Dalam emailnya, disebutkan bahwa keputusan itu adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengelola biaya dan mencapai rencana jangka panjang. Namun, hingga kini, Tesla masih belum menanggapi permintaan komentar lebih lanjut.

    Pandemi virus corona atau COVID-19 telah memangkas permintaan mobil AS dan memaksa beberapa pembuat mobil lain untuk merumahkan pekerja AS. Pembayaran gaji untuk karyawan Tesla yang dibayar akan dipotong mulai 13 April dan pemotongan ini akan tetap berlaku sampai akhir kuartal kedua, kata email itu.

    Amerika Serikat memang memberlakukan kebijakan potong gaji pekerja sebesar 10 persen, gaji direktur sebesar 20 persen, dan gaji wakil direktur sebesar 30 persen. Pengurangan yang sebanding akan diterapkan di luar negeri.

    Karyawan yang tidak dapat bekerja dari rumah dan belum ditugaskan untuk pekerjaan kritis di pabrik akan dilebur, dengan pekerja mempertahankan tunjangan kesehatan mereka sampai produksi dilanjutkan, kata email tersebut.

    Sehubungan pandemi corona ini, Tesla menangguhkan produksi di kedua pabrik bulan lalu setelah itu mengakhiri perselisihan dengan pihak berwenang yang khawatir tentang penyebaran virus corona.
    Satu-satunya pabrik mobil AS Tesla mempekerjakan lebih dari 10 ribu pekerja, dengan produksi tahunan kurang lebih 415 ribu unit pada akhir Desember 2019.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.