PSBB Berlaku, Gojek Siap Setop Angkut Penumpang

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengemudi ojek online membeli pesanan sembako di Toko Tani Indonesia, Jakarta, Senin, 6 April 2020. Toko Tani Indonesia milik Kementerian Pertanian menyediakan jasa pembelian sembako lewat online dengan menggandeng Gojek. TEMPO/Tony Hartawan

    Pengemudi ojek online membeli pesanan sembako di Toko Tani Indonesia, Jakarta, Senin, 6 April 2020. Toko Tani Indonesia milik Kementerian Pertanian menyediakan jasa pembelian sembako lewat online dengan menggandeng Gojek. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Gojek Indonesia siap mematuhi regulasi seperti larangan ojek online (ojol) untuk mengangkut penumpang sesuai pedoman pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

    Chief of Corporate Affairs Gojek Indonesia Nila Marita mengatakan Gojek terus berupaya mematuhi segala regulasi yang dikeluarkan pemerintah yang bertujuan melindungi masyarakat dari penyebaran virus corona Covid-19.

    "Pada prinsipnya, kami selalu berupaya untuk mematuhi regulasi-regulasi yang dikeluarkan pemerintah untuk melindungi masyarakat dari dampak Covid-19. Saat ini, kami sedang mengkaji dan berdiskusi lebih lanjut bersama dengan pemerintah terkait implementasi peraturan [PSBB] ini," katanya kepada Bisnis.com, Selasa, 7 April 2020.

    Nila menjelaskan hingga saat ini Gojek telah melakukan berbagai upaya untuk membantu mitra-mitranya agar tetap dapat beroperasi dan menjalankan tugasnya dengan aman di tengah pandemi Covid-19.

    Menurutnya, terutama para mitra driver merupakan andalan Gojek bersama ketika masyarakat diimbau untuk di rumah saja guna menekan penyebaran Covid-19. Pihaknya, bahkan telah mengimpor 5 juta masker untuk didistribusikan kepada mitra driver dan tenaga medis di Indonesia.

    "Inisiatif ini memperkuat upaya-upaya yang telah kami lakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 dan memastikan keamanan dan kesehatan seluruh ekosistem Gojek," ujarnya.

    Hari ini, Kementerian Kesehatan resmi mengabulkan permohonan Pemprov DKI Jakarta terkait dengan usulan pemberlakuan PSBB. Pada poin 2 aturan tersebut, khususnya pada sektor perusahaan komersial dan swasta, pemerintah memberi perincian khusus pada layanan ekspedisi barang yang tertulis pada huruf i.

    Isinya layanan ekspedisi barang, termasuk sarana angkutan roda dua berbasis aplikasi dengan batasan hanya untuk mengangkut barang dan tidak untuk penumpang.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.