28 Ribu Tiket Kereta di Yogya Dibatalkan Sejak Maret

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan melayani calon penumpang yang ingin melakukan pembatalan perjalanan di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu, 22 Maret 2020. Untuk mencegah penyebaran virus COVID-19, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan kebijakan pengembalian pemesanan tiket 100 persen atau full refund, yang akan dilayani sejak 23 Maret untuk keberangkatan sampai dengan 29 Mei 2020. ANTARA

    Karyawan melayani calon penumpang yang ingin melakukan pembatalan perjalanan di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu, 22 Maret 2020. Untuk mencegah penyebaran virus COVID-19, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan kebijakan pengembalian pemesanan tiket 100 persen atau full refund, yang akan dilayani sejak 23 Maret untuk keberangkatan sampai dengan 29 Mei 2020. ANTARA

    TEMPO.CO, Yogyakarta - PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatat sekitar 28 ribu pembatalan tiket kereta sejak awal Maret 2020 akibat pembatalan perjalanan sejumlah kereta api sebagai upaya mendukung pencegahan penularan virus Corona.

    “Sudah ada sekitar 28 ribu pembatalan tiket perjalanan kereta api sejak 1 Maret hingga sekarang, dan sekitar 5.000 penumpang melakukan perubahan jadwal keberangkatan,” kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta, Senin, 6 April 2020.

    Ia memastikan, penumpang yang membatalkan tiket akan memperoleh pengembalian 100 persen. Bahkan KAI memperpanjang kebijakan tersebut, dari sebelumnya hanya untuk keberangkatan sampai 29 Mei menjadi keberangkatan hingga 4 Juni.

    Penumpang yang hendak membatalkan tiket bisa melakukan prosesnya melalui aplikasi KAI Access dan khusus untuk pembatalan tiket pada kereta api yang dibatalkan perjalanannya maka pengembalian tunai bisa dilakukan lebih cepat.

    “PT KAI adalah BUMN sehingga harus mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penularan virus Corona, tidak hanya mementingkan profit semata. Harapannya, wabah bisa segera diatasi,” katanya.

    Jika penumpang masih melakukan perjalanan dengan kereta api, maka Eko memastikan akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk meminimalisasi potensi penularan virus, yaitu dengan menerapkan prinsip pengaturan jarak untuk penempatan duduk penumpang.

    Di wilayah kerja PT KAI Daop 6 Yogyakarta, terdapat lebih dari 120 perjalanan kereta api yang dibatalkan keberangkatannya baik kereta yang diberangkatkan dari Daop 6 maupun kereta yang melintas.

    Sedangkan untuk kereta yang masih dioperasionalkan dari Daop 6 Yogyakarta adalah kereta penugasan dari pemerintah yaitu kereta komuter Prambanan Ekspress (Prameks) yang melayani rute Solo-Yogyakarta-Kutoarjo dan kereta Batara Kresna tujuan Purwosari-Wonogiri.

    Untuk kereta jarak jauh yang masih diberangkatkan adalah Sancaka, Joglosemarkerto, Senja Utama Solo, Fajar Utama Solo, Argo Dwipangga, Bengawan, Progo, dan Sritanjung.

    Sedangkan kereta yang masih melintas di Daop 6 Yogyakarta di antaranya Bima, Gajayana, Kahuripan, Ranggajati, Matarmaja, Brantas, dan Wijaya Kusuma.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.