Jamsyar Bagikan Seribu Paket Sembako ke Duafa Terimbas Corona

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Jamkrindo Syariah (Jamsyar) bekerja sama dengan Dompet Dhuafa dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) membagikan seribu paket sembako kepada masyarakat miskin atau kaum duafa yang sangat rentan terdampak wabah saat pandemi virus corona Covid-19.

    Direktur Utama Jamsyar, Gatot Suprabowo di Jakarta, Kamis, 2 April 2020, mengatakan pihaknya bersama Dompet Dhuafa dan MES menjalin sinergi dalam program Cekal (Cegah Tangkal) Covid-19. “Sinergi ini direalisasikan dengan menyalurkan bantuan sembako sebanyak 1.000 paket di wilayah Jakarta Pusat, yaitu wilayah Menteng, Pegangsaan, Cempaka Putih, Kwitang dan Johar Baru, serta di lingkungan kantor Pusat Jamsyar di Kemayoran,” kata Gatot.

    Sebagai salah satu entitas lembaga keuangan syariah, Jamsyar adalah perusahaan penjaminan syariah, dengan bisnis inti memberikan penjaminan pembiayaan maupun penjaminan pengadaan barang dan/atau jasa serta penjaminan lainnya yang dilakukan oleh UMKM dan usaha besar.

    Pemberian bantuan tersebut merupakan perwujudan salah satu misi Jamsyar, yaitu memberikan manfaat bagi para pemangku kepentingan.

    “Hal ini juga dimaksudkan untuk menjaga salah satu maqashid syariah, yaitu melindungi jiwa”, ujarnya.

    Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat MES, Edy Setiadi menyatakan bahwa program Cekal Covid-19 merupakan implementasi dari kesamaan visi entitas ekonomi syariah dalam melihat permasalahan sosial.

    “Cekal Covid-19 ini didesain agar selaras dengan arahan dan strategi pemerintah dalam menanggulangi mewabahnya virus corona,”, ujarnya.

    CCO Dompet Dhuafa, Guntur Subagja menjelaskan fokus penanganan dan antisipasi yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa adalah membentuk Crisis Center dan membantu sembako masyarakat miskin.

    “Fokus kami saat ini adalah melakukan penanganan dan antisipasi penyebaran Covid-19 dengan membentuk Crisis Center Cegah Tangkal Corona (CCCTC),” katanya.

    Melalui CCCTC itu dikembangkan program antara lain pemberian bantuan sembako masyarakat miskin, edukasi pola hidup bersih dan tips menghindari penularan COVID-19, penyemprotan disinfektan di rumah ibadah, sekolah, layanan publik, dan area publik, pemberian APD untuk tenaga medis, dan penyiagaan 8 rumah sakit dan 21 klinik Dompet Dhuafa di berbagai wilayah.

    ANTARA
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.