BPS: Nilai Tukar Petani Turun 1,22 Persen Pada Maret

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petani berusaha menghindari serbuan belalang di Distrik Okara, Pakihstan, 15 Februari 2020. Pemerintah Pakistan telah menyatakan serbuan hama belalang ini sebagai kondisi darurat nasional. Xinhua/Str

    Petani berusaha menghindari serbuan belalang di Distrik Okara, Pakihstan, 15 Februari 2020. Pemerintah Pakistan telah menyatakan serbuan hama belalang ini sebagai kondisi darurat nasional. Xinhua/Str

    Tempo.Co, Jakarta - Indeks nilai tukar petani atau NTP nasional pada Maret 2020 mengalami penurunan 1,22 persen atau 102,09 poin ketimbang bulan sebelumnya. Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat, penurunan terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) turun 1,08 persen, sedangkan indeks harga yang mesti dibayar (Ib) naik 0,14 persen.

    "Penurunan indeks harga yang diterima terjadi karena turunnya indeks harga yang diterima petani di seluruh subsektor, yaitu subsektor tanaman pangan, holtikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan, dan perikanan," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam siaran langsung, Rabu, 1 April 2020.

    Adapun secara terperinci, subsektor perkebunan rakyat turun paling tajam mencapai 1,83 persen. Sedangkan subsektor tanaman pangan turun sebesar 1,1 persen. Kemudian, subsektor holtikultura turun 0,56 persen, peternakan turun 0,09 persen, dan perikanan turun 0,24 persen.

    Berdasarkan asal provinsi, sebanyak 28 daerah mengalami penurunan nilai tukar petani. Penurunan paling tajam terjadi di Provinsi Riau, yakni mencapai 3,51 persen atau melampaui rata-rata nasional.

    Sedangkan enam daerah lainnya mengalami kenaikan nilai tukar petani. Tertinggi tercatat terjadi di Provinsi Maluku Utara yang mengalami kenaikan tertinggi sebesar 0,76 persen.

    Nilai tukar petani merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan. Nilai tukar petani juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.