Banyak Mal di Jakarta Tetap Beroperasi di Tengah Wabah Corona

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja Bazar Matahari memindahkan barang jualannya ke dalam gudang di Kawasan Blok M Mall, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020. Sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona baru atau covid-19 bazar matahari menutup sementara lapak dagangnya hingga batas waktu yang tidak ditentukan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pekerja Bazar Matahari memindahkan barang jualannya ke dalam gudang di Kawasan Blok M Mall, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020. Sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona baru atau covid-19 bazar matahari menutup sementara lapak dagangnya hingga batas waktu yang tidak ditentukan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah pusat perbelanjaan memutuskan untuk tutup sementara demi mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 agar tidak semakin meluas.

    Hal ini juga sejalan dengan Surat Edaran Nomor 160/SE/2020 tentang Penutupan Sementara Kegiatan Operasional Industri Pariwisata dalam Upaya Kewaspadaan terhadap Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19).

    Namun ternyata tak semua pusat perbelanjaan tutup, salah satunya adalah Pondok Indah Mall (PIM) yang memutuskan tetap beroperasi.

    Vice President PT Metropolitan Kentjana Tbk. Jeffri Tanudjaja mengatakan operasional Pondok Indah Mall tetap beroperasi seperti biasa. "Tapi kita beri kebebasan para tenant mau buka atau tutup sesuai dengan aturan pemerintah," kata Jeffri, Selasa, 24 Maret 2020.

    Jeffri juga mengatakan penurunan jumlah kunjungan sangat signfikan yaitu berkisar 70 persen. Namun, terkait potensi kerugian, Jeffri belum bisa menyebutkan.

    Menurut keterangan Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan, hanya beberapa pusat belanja yang memutuskan untuk tidak beroperasi penuh, di antaranya Plaza Indonesia dan mal dari grup Agung Podomoro Land dan Summarecon Agung. "Itu pun masih berjalan supermarket dan apoteknya," katanya.

    Stefanus yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Pakuwon Jati Tbk., mengatakan bahwa pusat belanja yang dimiliki Pakuwon belum akan ditutup akibat wabah corona. "Belum akan tutup, rencananya sudah dibicarakan, tapi belum bisa saya beri informasi detailnya," ungkapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.