Staf Khusus Menperin Amir Sambodo Meninggal, Diduga Corona

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amir Sambodo. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Amir Sambodo. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Tempo.Co, Jakarta - Kabar Duka kembali datang dari lingkungan Kementerian Perindustrian. Staf Khusus Menteri Perindustrian Amir Sambodo tutup usia pada Selasa pagi, 24 Maret 2020. Kabar wafatnya Amir dicuitkan oleh akun twitter resmi Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung, @Sinergi_IAITB.

    "Innalillahi wa innailaihi rojiun, segenap pengurus dan alumni turut berduka cita atas kepergian Mas Amir Sambodo (M '78). Tetap waspada dan berhati2 teman2 #StaySafeStayHome," cuit akun tersebut, Selasa, 24 Maret 2020. Amir adalah alumnus Teknik Mesin ITB angkatan 1978. Sebelum wafat, ia sempat menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni ITB Angkatan 1978.

    Berdasarkan informasi yang beredar, Amir diduga wafat akibat terjangkit Virus Corona alias COVID-19. Hingga laporan ini ditulis, Kementerian Perindustrian belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai meninggalnya Amir. Tempo telah mengirim pesan kepada Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Sekretaris Jenderal Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono namun belum berbalas.

    Ketua Umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung Ridwan Djamaluddin pun tak menjawab gamblang mengenai informasi tersebut. "Saya tidak punya data medis almarhum, namun dugaan mengarah kepada COVID-19 (virus corona)," ujar dia melalui pesan singkat kepada Tempo.

    Amir Sambodo lahir di Solo, 6 Desember 1959. Ia dikenal lantaran memiliki perjalanan karier yang panjang dan malang melintang di sektor swasta maupun publik. Sebelum masuk ke pemerintahan, Amir membuka kariernya di industri saat bergabung dengan PT Kertas Kraft Aceh (Persero) pada tahun 1986. Lima tahun di sana, ia pindah ke PT Bukaka Kujang Prima sebagai presiden direktur bidang teknik, konstruksi, dan investasi.

    Dari sana, karier Amir terus menanjak setelah menjadi Presiden Direktur PT Maruta Bumi Prima pada 1997 hingga 2000. Ia pun sempat berkecimpung di pemerintahan saat mengurus Badan Penyehatan Perbankan Nasional, Dewan TIK Nasional hingga kini menjadi Staf Khusus Menteri Perindustrian.

    Ia pun tercatat pernah menempati jabatan di beberapa perusahaan seperti PT Krakatau Steel, PT Teknopreneur Indonesia, PT Tuban Petrochemicals Industries, Berau Coal Energy, Asian Resource Mineral hingga PT Bayan Resources Tbk.

    Sebelumnya, Kementerian Perindustrian pun wafatnya Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Harjanto pada Senin, 23 Maret 2020 pukul 21.30 WIB. Harjanto menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Medistra, Jakarta dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta.

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.