Terimbas Corona, SoftBank Disebut Akan Jual Saham di Alibaba

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko bidang Maritim Luhut Panjaitan (kedua kiri) berbincang dengan CEO Grab Anthony Tan (kiri), Founder dan CEO Softbank Masayoshi Son (ketiga kanan), CEO Tokopedia William Tanuwijaya (kanan) dan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata (kedua kanan) usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 29 Juli 2019. ANTARA

    Menko bidang Maritim Luhut Panjaitan (kedua kiri) berbincang dengan CEO Grab Anthony Tan (kiri), Founder dan CEO Softbank Masayoshi Son (ketiga kanan), CEO Tokopedia William Tanuwijaya (kanan) dan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata (kedua kanan) usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 29 Juli 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Di tengah hantaman pandemi corona terhadap bisnis perusahaan, investor asal Jepang SoftBank Group Corp. berencana melepas sebagian sahamnya di Alibaba Group Holding Ltd. 

    Menurut sumber terkait, SoftBank berencana menjual saham Alibaba senilai sekitar US$14 miliar. Langkah ini merupakan bagian dari upaya SoftBank untuk menghimpun dana total senilai US$ 41 miliar, guna menopang bisnisnya yang terpukul oleh wabah corona.

     

    Sementara itu, sumber yang sama mengungkapkan SoftBank tengah mempertimbangkan untuk memperoleh sisa dana dengan menjual saham di SoftBank Corp., serta sahamnya di Sprint Corp. pascamerger dengan T-Mobile US Inc.

    “Penjualan saham Alibaba sendiri dapat mencapai kisar nilai US$ 12 miliar hingga US$ 15 miliar,” menurut sumber yang identitasnya dirahasiakan itu, seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa 24 Maret 2020.

    Pada Senin 23 Maret 2020, Masayoshi Son, pendiri SoftBank, mengumumkan adanya rencana penjualan. Meski demikian, dia tidak menentukan aset mana yang akan dijual.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.