DPR Akan Tes Corona, Buruh Sebut Elite Egois

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alat tes cepat (rapid test) pendektesian COVID-19 dan sejumlah arti hasilnya seusai tes darah seorang ODP di Bogor, Ahad, 22 Maret 2020. Rapid tes ini menggunakan sampel darah dari orang yang menunjukkan gejala virus corona. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    Alat tes cepat (rapid test) pendektesian COVID-19 dan sejumlah arti hasilnya seusai tes darah seorang ODP di Bogor, Ahad, 22 Maret 2020. Rapid tes ini menggunakan sampel darah dari orang yang menunjukkan gejala virus corona. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Federasi Buruh Lintas Pabrik Jumisih mengkritik anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang akan melakukan tes Corona atau Covid 19.

    Dia menilai para pimpinan dan anggota DPR tersebut egois.

    "Elite politik jangan egois! Anggota Dewan tidak selayaknya menggunakan keistimewaan posisi untuk aman dari Corona, sedangkan jutaan rakyat yang tidak bisa reses harus menanggung Corona dengan keselamatan jiwa dan keamanan ekonominya," kata Jumisih dalam keterangan tertulis, Senin, 23 Marer 2020.

    Menurut dia, anggota Dewan memang perlu diperiksa kesehatannya, tapi seharusnya tidak lebih penting dibanding memeriksa pabrik, kawasan industri dan pemukiman buruh yang padat.

    Pemerintah, menurut dia, mestinya tahu bahwa di tengah ancaman krisis kesehatan dan krisis ekonomi ini, jutaan buruh padat karya adalah penopang ekonomi dan paling berisiko terjangkit virus Corona.

    Setiap hari, dalam waktu panjang, buruh padat karya yang mayoritas perempuan ini terus berimpitan dan bekerja tanpa alat perlindungan diri yang mencukupi. Tapi, dia melihat, belum juga dibuat program pemerintah untuk tenaga kesehatan mendatangi ke pabrik-pabrik dan kawasan industri.

    Anggota DPR dan keluarganya bakal menjalani rapid test Covid-19 menggunakan alat yang didatangkan dari Wuhan, Cina. Menurut informasi, pengujian Corona ini merupakan salah satu poin keputusan rapat konsultasi pengganti Badan Musyawarah DPR yang berlangsung pada Jumat, 20 Maret 2020.

    Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, rapid test akan dilakukan setelah Sekretariat Jenderal DPR berunding matang dengan rumah sakit-rumah sakit yang menyediakan layanan merawat pasien positif terpapar virus Corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.