Wishnutama Minta Seniman Bantu Hadang Penyebaran Corona, Caranya?

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama (tengah) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya (ketiga kiri) menghadiri pawai budaya Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020 di jalan Suryakencana, Bogor, Sabtu, 8 Maret 2020. Hasil itu diketahui lewat tes swab yang dilakukan pada Selasa, 17 Maret 2020, atau sehari setelah Bima Arya baru pulang dari kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan. ANTARA/Arif Firmansyah

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama (tengah) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya (ketiga kiri) menghadiri pawai budaya Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020 di jalan Suryakencana, Bogor, Sabtu, 8 Maret 2020. Hasil itu diketahui lewat tes swab yang dilakukan pada Selasa, 17 Maret 2020, atau sehari setelah Bima Arya baru pulang dari kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan. ANTARA/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio meminta pelaku ekonomi kreatif ikut berperan dalam penanganan penyebaran virus corona atau Covid-19. Pelaku kreatif yang dimaksud tersebut meliputi seniman, artis, konten kreatof, animator, hingga pembuat film.

    "Kami meminta mereka ikut membantu pemerintah mengimbau masyarakat dalam menghadapi Covid-19," kata Wishnutama dalam siaran langsungnya, Senin, 23 Maret 2020.

    Wishnutama mengatakan permintaan tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Dalam upaya percepatan penanganan virus corona, Jokowi berharap seluruh sektor ikut berperan dalam menekan dampak dari pandemi.

    Adapun Wishnutama mengakui, sejauh ini pelaku ekonomi kreatif sudah banyak berinisiasi untuk turut mengimbau masyarakat meminimalisasi penyebaran virus. Salah satunya dengan meminta warga mengikuti instruksi pemerintah untuk bekerja, belajar, dan beribadan dari rumah melalui sejumlah konten yang diunggah di media sosial.

    "Karena kita ketahui bersama masih banyak masyarakat yang belum menjalankan arahan dari pemerintah terkait penyebaran ini," tuturnya.

    Ajakan ini, menurut dia, merupakan keseriusan pemerintah dalam menangani wabah corona. Wishnutama mengakui, pandemi ini merupakan pukulan berat bagi seluruh sektor, terutama pariwisata dan ekonomi kreatif.

    "Jadi pemerintah sangat serius melakukan langkah-langkah serta mengatasi dampak penyebaran wabah ini," ucapnya.

    Satgas Penanganan Virus Corona mencatat, per 23 Maret, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 579 orang. Angka ini bertambah 65 kasus dari jumlah pada hari sebelumnya. Sedangkan angka kematian akibat virus corona mencapai 48 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.