PUPR: RS Darurat Corona Pulau Galang Siap Saat Ditinjau Jokowi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) diperiksa suhu tubuhnya sebelum rapat dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2020. Pemeriksaan kondisi suhu tubuh bagi tamu maupun pejabat tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan Istana Kepresidenan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) diperiksa suhu tubuhnya sebelum rapat dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2020. Pemeriksaan kondisi suhu tubuh bagi tamu maupun pejabat tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan Istana Kepresidenan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengemukakan bahwa Rumah Sakit Darurat Corona Covid-19 di Pulau Galang, Kepulauan Riau, sudah siap saat akan ditinjau Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada 28 Maret 2020.

    "Insya Allah pada 28 Maret nanti saat akan ditinjau oleh Bapak Presiden Joko Widodo sudah siap," ujar Basuki di Jakarta, Minggu, 22 Maret 2020.

    Menurut Menteri PUPR, tahap pertama untuk 28 Maret ini terdapat 400 tempat tidur untuk yang observasi akan selesai dan 50 tempat tidur untuk yang isolasi. Fasilitas listrik dan air sudah tersedia, serta instalasi pengolahan airnya sudah 100 persen rampung.

    "Jadi di Pulau Galang kita merehabilitasi rumah sakit yang dulu diperuntukkan untuk para pengungsi Vietnam, sekarang progresnya sudah mencapai 80 persen. Kemudian kita membangun sarana untuk observasi dan isolasi," katanya.

    Basuki mengatakan bahwa proses penyiapan dan rehabilitasi RS Darurat Corona di Pulau Galang sebetulnya hampir sama komponen pekerjaannya dengan yang dilakukan di RS Darurat Corona Wisma Atlet Kemayoran.

    "Masyarakat tidak perlu khawatir karena kita semua sudah siap melayani dan mengantisipasi wabah virus corona ini," ujar Menteri PUPR tersebut.

    Sebelumnya Kementerian PUPR menyatakan fasilitas observasi/penampungan/karantina untuk pengendalian infeksi penyakit menular, termasuk virus corona (Covid-19) di Pulau Galang, Kepulauan Riau, akan rampung akhir Maret 2020.

    Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Trisasongko Widianto menjelaskan fasilitas itu akan memanfaatkan lokasi bekas tempat penampungan (kamp) pengungsi Vietnam yang difungsikan sejak 1979 hingga 1996. Pulau Galang sendiri saat ini menjadi kawasan wisata sejarah.

    Ia menambahkan saat ini progres pembangunan masih dalam tahap persiapan seperti desain dan lainnya. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut ketika ditanya apakah teknologi konstruksi yang digunakan akan sama dengan yang dilakukan Cina.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.