Bantuan 10 Ribu Kacamata Alat Pelindung Diri Diserahkan ke BNPB

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gati Wibawaningsih, Direktorat Jenderal (Dirjen) Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian Republik Indonesia saat ditemui di konfrerensi pers Entrepreneurs Organization Womenpreneur Award (EOWA) 2020 di Gedung Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu 4 Desember 2019. TEMPO/Silvy Riana Putri

    Gati Wibawaningsih, Direktorat Jenderal (Dirjen) Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian Republik Indonesia saat ditemui di konfrerensi pers Entrepreneurs Organization Womenpreneur Award (EOWA) 2020 di Gedung Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu 4 Desember 2019. TEMPO/Silvy Riana Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggandeng industri kacamata dalam negeri, PT Atalla Indonesia, untuk menyumbangkan 10 ribu kacamata sebagai alat pelindung diri (APD) medis ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk digunakan dalam penanganan virus corona Covid-19 di dalam negeri.

    “PT Atalla merupakan salah satu produsen kacamata di Indonesia. Produk yang dihasilkannya antara lain safety glasses yang bisa digunakan oleh tenaga medis,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, 22 Maret 2020.

    Bantuan kacamata pelindung itu diserahkan Direktur Marketing PT Atalla Indonesia Kevin Chow kepada Kepala BNPB Doni Monardo dengan disaksikan Dirjen IKMA Kemenperin di Jakarta, Sabtu.

    “Kacamata pelindung ini akan didistribusikan kepada pihak-pihak yang sangat membutuhkan seperti para tenaga medis yang sedang menangani pasien terkait COVID-19. Nantinya,  BNPB akan menyerahkan kepada Kementerian Kesehatan sesuai kebutuhan," kata Gati.

    Kemenperin juga sudah menyerahkan daftar industri yang memproduksi APD kepada BNPB, seperti produsen masker dan kacamata. Industri kacamata, lanjut dia, saat ini ada 15 perusahaan yang menyerap lebih dari 6.300 orang.

    Atalla Indonesia merupakan satu-satunya produsen kacamata di dalam negeri yang memiliki pabrik terintegrasi mulai dari pembuatan bingkai hingga lensa dan aksesorisnya.

    “Kami juga satu-satunya perusahaan kacamata yang secara resmi telah memiliki sertifikat halal," kata Kevin Chow.

    Kontribusi industri kacamata terhadap perekonomian nasional bisa dilihat dari nilai ekspornya, yang berdasarkan catatan Kemenperin, mencapai US$ 104,6 juta pada 2019.

    Kemenperin, kata Gati, bertekad semakin meningkatkan daya saing industri kacamata Indonesia di pasar global.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?