Izin Dihapus, Impor Bawang Tetap Lewat Rekomendasi Kementan

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekarung bawang putih yang diimpor dari Cina di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Kamis, 6 Februari 2020. Bawang putih yang ada di pasaran merupakan stok lama sebelum pembatasan impor. Tempo/Tony Hartawan

    Sekarung bawang putih yang diimpor dari Cina di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Kamis, 6 Februari 2020. Bawang putih yang ada di pasaran merupakan stok lama sebelum pembatasan impor. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertanian menegaskan bahwa  Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) tetap diberlakukan bagi para importir bawang putih dan bawang bombai. Kewajiban ini tetap berlalu sekalipun Persetujuan Impor (PI) dan Laporan Surveyor (LS) telah dihapus untuk sementara waktu oleh Kementerian Perdagangan.

    "Karena ini merupakan perintah Undang-Undang Hortikultura, Pasal 88 ayat 2," kata Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto, dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2020.

    Pernyataan itu disampaikan Prihasto dalam rapat koordinasi yang melibatkan instansi lingkup Kementan, untuk membahas aturan pembebasan impor bawang yang baru saja diterbitkan Kemendag. Pasal 88 ayat 2 ini menyebutkan impor produk hortikultura dapat dilakukan setelah mendapat izin dari menteri yang bertanggungjawab di bidang perdagangan setelah mendapat rekomendasi dari menteri. Dalam hal ini, rekomendasi Menteri Pertanian.

    Beberapa waktu terakhir, harga bawang putih dan bawang bombai di pasaran naik drastis. Bawang putih naik sampai Rp 85 ribu per kilogram, walau kini sudah mulai turun Rp sekitar 40 ribu per kg. Tapi, bawang bombai masih bertahan tinggi sekitar Rp 160 ribu per kg, padahal normalnya hanya Rp 20 ribu per kilogram.

    Walhasil, Kementerian Perdagangan pun mempermudah impor kedua komoditas lewat Permendag 27 Tahun 2020. Kemendag menilai stok untuk kedua komoditas ini terbatas, sehingga perlu ada kemudahan impor untuk menjaga pasokan dan harga bahan pokok  di tengah masa darurat corona atau Covid-19.

    “Berkaitan dengan meningkatnya harga bawang putih dan bawang bombai, Kemendag telah mengambil langkah strategis dengan membebaskan Persetujuan Impor bawang putih dan bawang bombay hingga 31 Mei 2020," kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto melalui siaran pers diterima Tempo, Kamis 19 Maret 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.