Baznas Usul Hotel-hotel Disulap Jadi Tempat Isolasi Pasien Corona

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis menggunakan pakaian pelindung saat merawat pasien terinfeksi virus corona atau Covid-19 di rumah sakit Oglio Po di Cremona, Italia, 19 Maret 2020. Angka kematian karena Covid-19 di Italia mencapai 3.405 orang. REUTERS/Flavio Lo Scalzo

    Petugas medis menggunakan pakaian pelindung saat merawat pasien terinfeksi virus corona atau Covid-19 di rumah sakit Oglio Po di Cremona, Italia, 19 Maret 2020. Angka kematian karena Covid-19 di Italia mencapai 3.405 orang. REUTERS/Flavio Lo Scalzo

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Baznaz Arifin Purwakananta menyarankan agar pengusaha hotel di sejumlah daerah menyulap kamarnya menjadi ruang isolasi pasien corona atau Covid-19. Sebab, saat ini, kapasitas rumah sakit tak lagi mampu menampung jumlah pasien karena kebutuhan ruang untuk isolasi meningkat.

    "Hotel-hotel saat ini yang okupansinya kecil ini bisa jadi tempat isolasi mandiri bagi PDP (pasien dalam penanganan)," ujarnya dalam diskusi online, Sabtu, 21 Maret 2020.

    Arifin mengatakan, usulan itu sudah dirapatkan bersama online travel agregator atau OTA. Usulan ini muncul bukan hanya untuk membantu pemerintah memperluas jangkauan ruang isolasi, melainkan juga menyelamatkan bisnis hotel yang tersungkur karena pandemi corona.

    Meski demikian, Arifin mengatakan pihak hotel perlu berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan dan lembaga kesehatan lainnya untuk memodifikasi kamar. Sebab, di dalam kamar isolasi tersebut, pihak hotel perlu menjamin tersedianya peralatan-peralatan medis.
    "Jadi kami harap tetap ada standar perawatan medis darurat," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.